Biografi KH. Anwar Nur

KH. Anwar Nur, Lahir di Probolinggo (tidak diketahui tanggal dan tahun kelahirannya). Wafat Tahun 1992, Dimakamkan di Komplek Pesantren Annur Bululawang.

Biografi KH. Cholil Nawawi

Sekitar tahun 1925 M/1343H. Nyai Nadzifah, istri Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, KH. Nawawie Noerhasan, melahirkan seorang bayi lelaki.

Pesantren Sidogiri Pasuruan

Sidogiri dibabat oleh seorang Sayyid dari Cirebon Jawa Barat bernama Sayyid Sulaiman. Beliau adalah keturunan Rasulullah dari marga Basyaiban

Pesantren Berpotensi Besar Mengampanyekan Kesehatan

KH Shalahuddin Wahid berpendapat bahwa pesantren berpotensi jadi mitra untuk kampanyekan kesehatan.

Menutupi Aib adalah Perangai Orang yang Beragama

Menutupi aib orang lain adalah perangai orang yang beragama. Kenapa bisa demikian?

Alam Semesta Marah Ketika Belanda Menahan Kiai Abdul Adzim Sidogiri

Ulama besar ini terus diingat oleh para santri di Pasuruan, karena kisah mengenai keistimewaan sang kiai ini terus diceritakan. 

Wisata Ziarah dan Berdoa di Makam Kiai Hasani Nawawi Sidogiri

Makam Kiai Hasani Nawawi Sidogiri Pasuruan Jawa Timur

Wisata Religi dan Bertawassul di Makam KH. Abd. Djalil bin Fadhil Sidogiri

Makam Ulama KH. Abd. Djalil bin Fadhil Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur

Ziarah di Makam KH. Cholil Nawawi, Wali yang Mastur

KH. Cholil Nawawi adalah sosok kiai Hafidz yang tawadhu, zuhud, dan bersahaja. KH. Cholil Nawawi adalah pengasuh pesantren Sidogiri dari tahun 1961-1977.

Gambar Tali Lambang NU Berasal dari Istikharah Kyai Sidogiri

Dari mana tambahan Tali jagat? Simak kisahnya di sini...

Dipandu Ustadz Muda NU, Warga New Zealand Ini Bersyahadat di Kafe

Seorang dai muda Aswaja yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Bali Ustadz Achmad Mulhaq tiba-tiba diminta oleh seseorang yang baru dikenalnya untuk memandu seorang temannya berikrar mengucapkan dua kalimat Syahadat. Pertemuan yang tidak direncanakan itu terjadi di Musholla Al Hasanah Perum Canggu Permai, Badung pada hari Minggu (2/2) lalu.

Kisah Panglima KA Sa’doellah Nawawei Jadikan Langit Gelap Membuat Belanda Takut

Tulisan ini merupakan sebuah kisah saat KA. Sa’doellah Sidogiri (panglima perang hizbullah) yang takbirnya membuat langit mendung gelap, bahkan Belanda pun takut menghadapi tentara Islam.

Kisah Karomah Kiai Kholil Nawawi Pasuruan

Suatu ketika seorang santri beliau bertamu ke ndalem beliau dan disuguhi makanan dan minuman (kebetulan sang santri entah sedang berpuasa sunnat ataukah berpuasa karena mendalami ilmu hikmah) menolak tawaran Kiyai Kholil.

Kisah Kiai Abdul Adzim Sidogiri Tetap Berjamaah Meski Sakit Parah

KH Abdul Adzim Sidogiri Pasuruan sangat memegang teguh syariat Allah SWT. Kondisi bagaimana pun, beliau tetap menjalankan syariat dengan sebaik-baiknya, khususnya shalat lima waktu.

Kiai Bahar Sidogiri Membuat Syaikhona Kholil Bangkalan Meneteskan Air Mata

Alkisah, ketika Bahar kecil mondok di pesantren Syaikhona Kholil, beliau bermimpi tidur dengan istri Syaikhona Kholil. Pagi harinya (versi lain waktu Subuh) Syaikhona Kholil keluar dengan membawa pedang (versi lain golok tumpul) sambil marah-marah pada santrinya.

KH. Ahmad Nawawi Jalil adalah Mata Air Keteladanan

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Keluarga besar Nahdlatul Ulama menyampaikan duka yang mendalam dan berbela sungkawa atas bepulangnya KH. Ahmad Nawawi Abdul Jalil. Husnul Khotimah serta ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi Allah,” ungkap Gus Helmy.

Karomah KH. Nawawi Abdul Jalil: Tau Hati Orang

Kiai Nawawi Abdul Djalil konon memang memimpikan ingin menghadap Sang Ilahi pada hari Minggu atau Ahad. Bukan hanya Kiai Nawawi yang meninggal di Hari Ahad. Bahkan saudara kandungnya, Kiai Abdul Alim bin Abdul Djalil, pengasuh pondok sebelumnya juga meninggal di hari yang sama.

Kiai Nawawi Menolak Bantuan 700 M

Suatu hari, beliau pernah kedatangan tamu dari Kemenag Jawa Timur yang mau memberikan sumbangan dana dari Dinas Sosial Australia untuk tempat-tempat belajar tertua & mencetak generasi berkualitas.

KA. Sa’doellah Sidogiri Panglima Perang Hizbullah

Laduni.ID Jakarta – KA. Sa’doellah Nawawei (yang selanjutnya kami tulis ‘Kiai Sa’doellah’) lahir di Sidogiri pada tahun 1922 M. Beliau terlahir sebagai anak ke dua dari empat bersaudara, dari pasangan KH. Nawawie

Bedanya Santri Dulu dan Sekarang

Seandainya santri sekarang seperti santri dulu, ditambah ada gerak batin dan sekolah, maka akan lebih hebat dari santri dulu. Santri sekarang itu kurang tirakat, tidak terlalu merasakan barakah. Dulu, syubhat saja tidak mau, apalagi haram.

KA. Sadoellah Nawawi dan Semboyan "Berjuang Ikhlas dan Tanpa Pamrih"

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Belanda yang saat itu diboncengi oleh sekutu berniat untuk mengambil kembali Indonesia. Saat itulah KA. Adoellah Nawawi memiliki peran sentral dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, di usia 24 tahun beliau telah menjadi komandan Kompi II Divisi Timur Front Perlawanan Hizbullah

Menampilkan 1 - 10 dari 22