DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Pada malam harinya, tiba-tiba beliau didatangi oleh Imam Suyuthi dalam mimpinya seraya berkata...
Apakah anak kecil yang meninggal masih ditanya malaikat ketika di alam kubur?
Masa muda adalah masa yang sangat istimewa. Masa yang bila tidak dipergunakan dengan baik, maka akan timbul kerugian yang sangat. Nabi mengingatkan hal itu.
Suatu hari aku diundang untuk menjadi salah satu nara sumber dalam momen konferensi wilayah NU di sebuah propinsi. Aku diminta bicara soal Islam dan Gender. Nara sumber yang lain bergelar Prof. Dr sekaligus Kiyai. Seorang lain adalah pemikir Islam progresif. Mereka bicara soal Aswaja dan Relasi Agama dan Negara.
Imam As-Suyuti menulis sebuah kitab yang berjudul Lubbabul Hadits. Dalam bab ke 5 kitab ini Imam As-Suyuthi menjelaskan 10 Hadits tentang keutamaan Iman yang harus kita ketahui dan refleksikan. Adapun Hadits-hadits tersebut adalah sebagai Berikut:
KH. Suyuthi Abdul Qodir merupakan sosok yang tidak pandang bulu dalam berteman dan juga pandai bergaul dengan siapapun. Oleh karena itu, beliau memiliki banyak teman dari kalangan masyarakat biasa sampai tokoh ulama yang terkenal.
KH. Salim Suyuthi lahir di desa Guyangan, kecamatan Trangkil, kabupaten Pati, pada tanggal 20 agustus 1945. Terlahir dari pasangan KH. Suyuthi Abdul Qadir dan Hj. Tasr’iah. KH. Salim Suyuthi merupakan putra kedua dari delapan bersaudara, yaitu Hj. Salamah, Kiai Salim, Hj. Rasyidah, Hj. Sa’adah, Kiai Faruq Suyuthi, Kiai Humam suyuthi, Hj. Kafiyah, dan yang terakhir Kiai Najib Suyuthi.
Dalam kitab Al-Wasa'il fi Syarhi As-Syama'il dijelaskan bahwa jika dalam rumah, masjid, atau suatu kampung dibacakan kitab Maulid Nabi SAW, maka malaikat akan mengelilingi rumah, masjid, dan kampung tersebut dan memohonkan ampun atas dosa semua penghuninya.
Risalah Imam Suyuthi ini mengingatkan kita bahwa mencari rezeki tidak hanya tentang bekerja keras siang dan malam, tetapi juga tentang membangun hubungan spiritual dengan Yang Maha Pemberi Rezeki.
KH. Ahmad Suyuthi Dahlan namanya. Oleh masyarakat Kota Malang, ia dikenal luas dengan sapaan Gus Mad Kacuk – mengingat basis tempat tinggal dan pusat dakwahnya berada di Kacuk, Kebonsari, Kota Malang. Ia tercatat lahir pada 11 September 1939, dari pasangan KH Ahmad Dahlan dan Nyai Ruqoyyah.