Ringan Riuh

 

Kisah Taubatnya Az-Zamakhsyary

Bagi penikmat kitab-kitab tafsir atau balaghah, nama az-Zamakhsyari tidaklah asing. Dia adalah ulama tafsir, lughot, dan sastra [adab] yang luar biasa dan bermadzhab Hanafi, tetapi sayang akidahnya Muktazilah. Dia, sebagaimana kaum Muktazilah [Qadariyah],

Menghapus Egoisme

Sepanjang sejarah manusia selalu ada sekelompok orang yang mengklaim pandangan dan jalan hidup keagamaannya sebagai paling benar, sambil menuduh pandangan selain dirinya adalah total salah. Di antara mereka ada yang melakukan gerakan ekstrim. Bukan hanya menyalahkan dan mensesatkan pandangan yang lain itu,

Masa Lalu Takkan Pernah Kembali

Hari ini masyarakat konservatif-fundamentalis-radikalis di berbagai belahan dunia masih terus berteriak-teriak mencaci-maki orang-orang yang terlibat dalam dunia baru (modern). Mereka akan terus berteriak bahwa pembaruan, inovasi dan kreativitas, adalah kesesatan dan menjerumuskan manusia ke dalam neraka jahannam.

Ini Dia Resep Masakan Anak Kos, Murah Meriah. Mau Coba?

Ini Dia Resep Masakan Anak, Murah Meriah. Mau Coba?

Kisah Wanita Lulus Cumlaude tapi Ditolak Semua Perusahaan

Wanita ini tidak diterima oleh perusahaan mana pun karena kesalahan yang dianggapnya kecil.

Demi Beli iPhone, Mahasiswi Ini Menipu Orang Tuanya dengan Pura-Pura Diculik

Hanya gara-gara ingin beli iPhone X, mahasiswa ini rela menipu orang tuanya dengan pura-pura diculik.

Tuhan Menjamin Rizkimu

Ada sebuah kisah. Konon ada seorang yang tengah mengalami kesulitan dalam urusan ekonomi. Telah lama sekali ia berada dalam kesusahan dan kepayahan karena hal itu. Lalu ia keluar dengan wajah tanpa gairah dan memasuki padang pasir. Di sana ia menemukan puing-puing istana yang sudah hancur.

Kematian Tradisi

Sore sejuk tanpa hujan, setelah memandikan Zafer anak keduaku, saya menyempatkan membaca cerpen di halaman hiburan harian Kompas. Cerpen itu berjudul "Mitoni Terakhir".

Membenci NU

 Mengapa membenci? Itu lebih merupakan pertanyaan filsafat ketimbang psikologi. Tak pernah ada penjelasan yang mudah untuk setiap kasusnya. Bahkan lebih sering yang didaku sebagai penjelasan sesungguhnya hanyalah pembenaran.

Menghias Kebodohan dan Kemiskinan Dengan Kepalsuan

Menjadi orang bodoh sebenarnya bukanlah aib. Sama dengan menjadi orang miskin, menjadi orang bodoh kadangkala adalah bagian dari skenario takdir yang tak terhindarkan meskipun sudah berusaha dihindari. Karena itulah, agama melarang mencela atau meremehkan orang miskin dan orang bodoh. Kalau sudah batas kemampuannya di situ, apa mau dikata?