Amalan Memperlancar Rezeki dari Keturunan Sunan Drajat

Amalan Memperlancar Rezeki dari Keturunan Sunan Drajat

LADUNI.ID, Jakarta - Mencari rezeki untuk menghidupi keluarga merupakan Jihad di jalan Allah dan merupakan kewajiban setiap mahluk, Allah akan memberikan pahala bagi mereka yang bersungguh-sungguh  mencari rezeki yang halal, jadi bersemangatlah bekerja
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda,

إِذَا أَنْفَقَ الْمُسْلِمُ نَفَقَةً عَلَى أَهْلِهِ وَهُوَ يَحْتَسِبُهَا كَانَتْلَهُ صَدَقَةٌ
 
“Apabila seorang muslim memberi nafkah kepada keluarganya dan dia mengharapkan pahala dengannya maka nafkah tadi teranggap sebagai sedekahnya.” (HR. al-Bukhari no. 55, 4006, 5351 dan Muslim no. 1002)
 
Kemiskinan merupakan sebab dari mental pemalas yang tidak mau bergerak mengubah kondisi menjadi lebih baik, jangan berkhayal untuk menjadi yang lebih baik atau kaya karena malas dalam berusaha untuk merubah keadaan, Allah berfirman
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Referensi: https://tafsirweb.com/3971-surat-ar-rad-ayat-11.html
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Referensi: https://tafsirweb.com/3971-surat-ar-rad-ayat-11.html
لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ

Referensi: https://tafsirweb.com/3971-surat-ar-rad-ayat-11.htm

إنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

"Sesungguhnya Allah tidak merubah nasib sesuatu kaum sehingga mereka merubah nasib mereka sendiri ".(Ar Ra’ad: 11)

Ayat di atas dapat diambil pelajaran kalau kita tidak mau bergerak atau berusaha tidak akan mendapatkan apa-apa atau tidak bisa merubah apapun,

Mencari rezeki tidak hanya berusaha tetapi juga harus diiringi dengan doa untuk memperlancar dan mendapatkan berkah, ada tiga amalan dari pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Jawa Timur, syarat utama agar bisa kaya adalah bejo atau beruntung. Syarat agar bejo adalah tidak sial atau apes.

Agar terhindar dari kesialan maka bisa mengamalkan dzikir Subhanallahi wabihamdihi dibaca selepas Shalat Ashar sebanyak seratus kali,  dan untuk bisa mendapatkan keberuntungan atau bejo, dengan mengamalkan dzikir

"Subhanallahi wabihamdihi, Subhanallahil ‘adzim"

Dzikir tersebut hendaknya dibaca seratus kali secara rutin usai Shalat Maghrib, selain itu dzikir menurut kiai keturunan Sunan Drajat tersebut yakni "Subhanallahi wabihamdihi, Subhanallahil ‘adzim, Astaghfirullah"

Dzikir dibaca sebelum melaksanakan Shalat Subuh sebanyak seratus kali. “Boleh juga dilaksanakan selepas Shalat Subuh, tapi yang utama itu sebelum melaksanakan Shalat Subuh,”

 

Dikutip dari berbagai sumber.

 

Baca juga: Kumpulan ijazah, amalan, dan doa yang ringan dan mudah menjadi kaya raya