DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Dengan menghidupkan Hari Asyura melalui puasa, ibadah, sedekah, serta berbagai bentuk kebaikan lainnya, seorang muslim diharapkan dapat meraih keberkahan yang melimpah dan semakin dekat kepada Allah SWT.
Berdasarkan keistimewaan itulah, manusia diberi tanggung jawab agar menjadi khalifah, ia ditugaskan untuk mengelola alam semesta ini bagi kesejahteraan semua makhluk.
Naluri alamiah dasar manusia adalah suka akan segala kebaikan dan benci terhadap kejahatan. Siapapun itu, agama apapun itu, dan di manapun kita berada.
Ada nasihat yang sangat filosofis yang sekiranya dapat menjadi inspirasi, yakni "Kendalikan hawa nafsumu sebelum ia menghancurkanmu!" Dan kita tentu sepakat untuk terus menjadi hamba Allah SWT yang baik, bukan menjadi hambanya hawa nafsu yang cenderung pada keburukan.
Praktik beragama yang mantap dan tidak mudah goyah itu jika didasari oleh ilmu agama yang benar, diperoleh dari sumber yang bisa diperoleh, bukan didasari oleh dugaan dan dorongan hawa nafsu belaka.
Hari Jumat merupakan hari yang paling baik bagi umat muslim. Hari Jumat memiliki keutamaan dan keistimewaan yang disebutkan dalam Al Quran
Selain berpuasa, hari ‘Asyura juga merupakan momen yang sangat baik untuk memperbanyak amal kebaikan. Salah satu amal yang sangat dianjurkan adalah menyantuni anak yatim. Islam sangat menekankan pentingnya menyantuni dan memperhatikan anak yatim.
Setiap tahun baru adalah kesempatan untuk merenung dan mengevaluasi diri kita sendiri. Sejauh mana kita telah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya? Seberapa banyak amal baik yang telah kita lakukan dan seberapa banyak dosa yang telah kita perbuat?
Di tengah derasnya arus media sosial, banyak orang merasa hidup semakin sulit untuk dinikmati. Setiap hari mata disuguhi pencapaian orang lain, kemewahan yang dipamerkan, hingga standar kesuksesan yang terus berubah.
Kata Muharram secara bahasa, berarti diharamkan. Abu ‘Amr ibn Al ‘Alaa berkata, “Dinamakan bulan Muharram karena peperangan (jihad) diharamkan pada bulan tersebut”. Pada bulan ini Allah melarang hambanya untuk melakukan perbuatan yang dilarang-Nya. Seperti misalnya berperang.