DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Hidup damai merupakan salah satu tujuan mulia dalam Islam. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga kedamaian dan ketenteraman, baik di dalam keluarga, masyarakat, maupun antar bangsa.
“(Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam.”
Kadang yang membuat hidup terasa berat bukan karena kurang harta, tapi karena cara berpikir kita terlalu rumit. Di zaman sekarang, banyak orang terlihat lelah bahkan sebelum memulai hari.
Puasa Arafah ini merupakan ajang untuk berlomba meraih ampunan Allah. Sebagaimana yang sering kita dengar, puasa Arafah bisa menghapus dosa kita selama dua tahun.
Ada orang yang rajin ibadah, tetapi wajahnya selalu tegang. Ada yang hafal banyak dalil, namun mudah marah dan merasa paling benar sendiri. Sebaliknya, ada orang-orang saleh yang hidup sederhana, tertawa dengan ringan, tidak mudah menghakimi, tetapi hatinya begitu dekat dengan Allah.
Rezeki bukan hanya soal uang. Rezeki adalah ketenangan. Rezeki adalah hati yang lapang. Rezeki adalah kemampuan menikmati hidup tanpa terus-menerus merasa kurang
Syukur bukan hanya ucapan “Alhamdulillah”. Syukur adalah menggunakan nikmat untuk kebaikan. Orang yang punya ilmu lalu mengajarkannya, itu syukur. Orang yang punya harta lalu membantu sesama, itu syukur. Orang yang punya waktu lalu dipakai mengaji dan ibadah, itu juga syukur.
Ustadzah Halimah Alyadrus membawakan tema pengajian tentang bagaimana agar seorang mukmin tidak mudah kecewa. Ia menyadur enam poin penting yang jika diamalkan akan meminimalkan rasa kecewa terhadap berbagai hal dalam kehidupan.
Dalam studi Islam, Ibadah qurban merupakan ajaran yang hampir menyatu dari segi waktu dan pelaksanaan ibadah haji. Namun, yang membedakan terdapat pada tempat dan pelakunya.
Pada dasaranya tujuan menyembelih hewan qurban adalah untuk menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah SWT.