DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Keberkahan dan kebermanfaatan ilmu yang didapat tergantung seberapa besar ia menjaga adab sebagai seorang santri. Keterangan terkait hal ini, dalam Muqaddimah Majmu' Syarah Al-Muhadzab disebutkan beberapa hal yang menjadi adab seorang santri.
Secara umum "santri" adalah julukan seorang yang sedang menempuh belajar ilmu agama di pondok pesantren. Biasanya selain menuntut ilmu agama, santri diwajibkan juga untuk tinggal di asrama.
Terkait makna mati syahid, menurut para ulama adalah jaminan mati dalam keadaan husnul khatimah. Mereka akan masuk surga tanpa dihisab, bahkan semua dosanya langsung diampuni.
Dalam sebuah video pengajian yang tersebar di YouTube, Gus Baha pernah menegaskan, bahwa ulama yang mengabdikan hidupnya untuk mengajar, hakikatnya aktivitas mengajar yang dilakukannya itu lebih utama daripada memperbanyak istighfar.
Setiap orang yang berstatus "santri" harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk membersihkan pemikiran dari hal-hal yang merusak keimanan.
“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)
Perintah makan dan perintah bertakwa satu paket di sini salah satu artinya, bahwa ketakwaan seseorang bisa dilihat pada cara makan dan apa yang dimakannya. Atau makanan itu berpengaruh pada seseorang hingga mencapai ketakwaan. Inilah yang dimaksud pengaruh makanan terhadap spritualitas.
Meskipun hukum asalnya boleh, Islam mendorong umatnya untuk selalu memilih nama yang baik. Rasulullah SAW sendiri sangat memperhatikan nama.
Tidak cukup di situ, perlu juga ikhtiar bathin dengan membaca doa agar saudara-saudara kita umat Islam mendapatkan lindungan Allah SWT dan selamat dari serangan penjajah Israel.
Seseorang tidak dapat dikatakan sebagai penasihat untuk hamba Allah, rasul-Nya, kitab-Nya, pemimpin-pemimpin Islam dan orang-orang Islam pada umumnya, jika ia tidak memulai sedini mungkin untuk menasihati dirinya sendiri dengan memperbaiki amal perbuatan dan tingkah lakunya.