DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Dalam kitab Ihya’ ‘Ulumuddin karya Imam Al-Ghazaki, terdapat kisah menarik yang sarat pelajaran akhlak tentang bagamana seorang istri sholehah menjaga diri dan memaafkan suaminya.
Keutamaan hari Jumat bukanlah hasil konstruksi budaya atau kesepakatan sosial, melainkan ditegaskan langsung oleh Nabi Muhammad SAW sebagaimana tercantum dalam Shahih Muslim No. 1413.
Terhitung ada sembilan peristiwa besar dan bersejarah bagi umat Islam di dunia. Sembilan peristiwa bersejarah tersebut adalah
Di sebutkan dalam literature sejarah, pernah di zaman nabi SAW, hidup seorang yang fasik yaitu orang ngaku iman tapi senang melakukan dosa, bernama Abdullah Bin Shultan ketika ia meninggal tak seorangpun mau memandikan, menyalatkan apalagi menguburkannya.
Kisah tentang karomah Ummu Fatimah ini mengandung pelajaran mendalam tentang keimanan, ketawadhuan, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah.
Di tahun 1963 salah satu pengikut Gus Miek dari Tulungagung yang bernama Amar Mujib (adik ipar KH. Ahmad Siddiq) pergi ke Surabaya. Saat itu ia membawa uang beberapa juta untuk satu keperluan. Di tengah jalan, secara tidak sengaja ia bertemu dengan Gus Miek.
Ketika Anda melihat seorang wanita berpakaian dengan cara yang tidak dapat diterima secara Islami, Anda bisa menasihatinya dengan akhlak dan cara yang baik, jangan sejenak pun berpikir bahwa dia lebih rendah dari Anda secara rohani.
Surga disediakan untuk orang-orang yang beriman dan berbuat baik, dari manapun berasal, berwarna kulit apapun, berjenis kelamin apapun dan dari keturunan siapapun.
Imam Ghazali dalam kitabnya, Mukasyafatul Qulub, mengisahkan tentang seorang perempuan yang berada di Baitul Maqdis yang rajin beribadah dan selalu membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 12.000 kali setiap harinya selama bulan Rajab.
Perjumpaan keduanya terlihat dalam cara mereka menghadirkan Islam yang inklusif, Islam yang tidak menghakimi. Pengajaran Guru Sekumpul membawa kedamaian hati umat, sementara langkah-langkah Gus Dur membangun jembatan perdamaian antarumat beragama.