DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang benar. Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa di hargai.
“Ketika seseorang merasa sudah berkorban untuk orang lain misalnya orang tua merasa sudah banyak berkorban untuk anak atau anak merasa sudah banyak berkorban untuk orang tua atau suami lebih banyak berkorban daripada istri atau sebaliknya, sesungguhnya cinta mereka sudah luntur.”
Sore itu tiga anak muda berlari ke arah Stasiun Tanggul Jember dengan harapan supaya tidak tertinggal Kereta Api Jember- Surabaya. Usaha mereka sia-sia, karena ternyata Kereta Api telah meninggalkannya.
Tiada kecintaan terkecuali kepada Sang Pencipta dan Rasul-Nya. Karena itu hanya keabadian yang dicintainya. Berbeda dengan dunia yang tiada berkekekalan. Setiap wali, setinggi apa pun ketinggian derajat yang diperolehnya, tetap merasa fakir di sisi-Nya.
Saya merasa cemburu kepada orang yang dekat dengan guruku, sedangkan aku tidak dekat dengannya, apakah perasaanku ini salah?
Beliau pun segera menceritakan itu kepada suami beliau, Kyai Hamid Hasbullah pengasuh PP. Al Azhar Jember. Sehingga sedianya beliau pagi itu hendak mengajak ke dokter akhirnya justru mengajak ke Pasuruan langsung demi hormat majelis haul Kyai Abdul Hamid hari ini.
Berdzikir merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah Swt. Salah satu wirid yang banyak diajarkan para ulama adalah bacaan surat Al Fatihah oleh Gus Miek.
Beliau salah satu guru alfaqir yang mengajarkan ilmu tafsir ketika kami belajar di Mathali'ul Falah Kajen, sosok guru yang selalu mengajarkan ketawaddu'an kepada kami para muridnya, dengan perilaku tidak hanya dengan tutur kata saja.
Masa Pembuangan ke Babilonia, yang dialami Bani Israel terjadi pada tahun 586-538 SM, setelah Kerajaan Yudah takluk kepada Kerajaan Babilonia Baru yang dipimpin Raja Bukhtanashar atau Bikhatunshar atau Nebukadnezar (630 - 562 SM)
Beberapa kali saya menghadiri majelis beliau, ketika saya tidak dalam keadaan berwudhu, saya tidak bisa bersalaman dengan beliau, bahkan tidak jarang saya tidak bisa melihat wajahnya langsung saat beliau bertausiah, ada saja halangannya, entah tertutup tiang masjid, layar proyektornya mati, sampai jarak saya dengan panggung begitu jauh.