DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH, Nafi’ Abdillah merupakan putra dari KH. Abdullah Salam dari Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah. Kyai Nafi’ adalah alumni Pondok Pesantren Sarang, Rembang yang pada masa beliau mencari ilmu masih diasuh oleh Kyai Zubair, ayahanda KH. Maimoen Zubair.
Kyai Achmad Zamachsyari atau yang akrab dipanggil Gus Mad lahir pada tanggal 16 Juni 1943 di Kampung Peneleh, Surabaya. Gus Mad merupakan putra kedua dari 8 bersaudara dari pasangan Nyai Hj. Asmah binti Siddiq dan KH. Ahmad Rifa’i Basuni. Kyai Achmad Rifai Basuni adalah pendiri Pondok Pesantren Al-Fattah, Singosari
Kyai Sahal Mahfudz merupakan salah satu contoh ulama yang menerapkan prinsip mendidik tanpa kekerasan. Beliau dikenal sebagai pendidik yang selalu menggunakan cara-cara bijaksana dalam menghadapi santrinya yang melanggar aturan.
Dikisahkan, pada suatu kesempatan, Imam Abu Hanifah bertanya kepada Hatim Al-'Asham mengenai cara untuk selamat dari bahaya kehidupan dunia.
KH. A. Nafi’ Abdillah adalah sosok yang bersahaja, santun, dan ramah kepada siapa pun. Sebagai seorang mursyid thariqah, beliau mempunyai jamaah yang tingkat keilmuan dan strata sosialnya beragam, namun beliau mampu mengayomi semua tanpa diskriminasi.
Beberapa tahun sebelum Kyai Nafi’ wafat, saya berkesempatan sowan untuk keperluan meminjam teks khutbah yang biasa dibaca di masjid Kajen.
Sahabat wanita ini bernama asli Nusaibah binti Harits, namun terkenal dengan nama kunyah Ummu Athiyyah. Ada 40 hadis yang beliau sampaikan dari Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.
Sebuah foto langka yang tersimpan di Perpustakaan Nasional berhasil mengabadikan momen penting antara Presiden Soekarno dan Kyai Achmad Basyari saat kunjungan ke Sukanegara. Menariknya, dalam foto tersebut hanya Bung Karno yang menatap langsung ke kamera, sedangkan Kyai Achmad Basyari dan H. Halim tampak menghadap ke arah berbeda, seolah tak terlalu memperdulikan keberadaan kamera.
KH. Hasbiyallah bin H. Mu`allim Ghayar bin H. Abdurrahim bin Ali Basa bin Jamaluddin. Mengenai tanggal kelahirannya, tidak ada keterangan yang pasti. Begitu pula dengan tahun kelahirannya, ada data yang menyatakan tahun 1913 namun ada pula data yang menyatakan tahun 1914.
KH. Dimyati Tremas beliau adalah ulama besar dari Pacitan, Jawa Timur dan juga pengasuh pesantren Tremas.