DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Ngali Hasyim merupakan seorang ulama kharismatik asal Lampung Tengah yang dikenal sebagai Mursyid Thariqah Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah di Provinsi Lampung. Beliau juga merupakan pendiri Pondok Pesantren Baitul Mustaqim yang berlokasi di Punggur, Lampung Tengah.
Pesantren Nurul Ulum Mertak Tombok, Lombok Tengah didirikan pada tanggal 17 April 1997/09 Dzulhijjah 1417 H merupakan implementasi keberpihakan dan kepedulian nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju terciptanya Rahmatan Lil 'Alamin.
Warga NU sudah taka sing lagi dengan nama KH. Ahmad Abdul Hamid, sosok dibalik pencipta Wallahul Muwaffiq ila Aqwamith Thariq.
KH. Muhammad Hasyim Asy’ari merupakan ulama besar ahli hadits yang sangat tersohor di masanya. Sebagai pendiri NU, beliau (KH. Hasyim Asy’ari) tentunya mempunyai kapasitas ilmu yang tak perlu diragukan. Beliau memiliki gelar “Hadratussyekh”, gelar yang tidak sembarang ulama bisa miliki
KH Ngali Hasyim adalah kiai kharismatik asal Lampung Tengah, Mursyid Thariqah An-Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah di Provinsi Lampung. Beliau adalah pendiri pondok pesantren Baitul Mustaqim, Punggur Lampung Tengah Lampung.
Raden Muhammad Mukhtar atau yang kerap disapa dengan panggilan Mama KH. Mukhtar Athorid Al-Bogori lahir di Bogor, Jawa Barat, pada hari Kamis 14 Sya'ban 1278 H atau 14 Februari 1862 M. Beliau merupakan putra dari Raden Aria Natanagara atau bernama Kiyai Athorid.
KH. Hasyim Asy'ari adalah ulama besar dari Jombang, pendiri Nahdlatul Ulama, dan gurunya para ulama (Syaikhul Masyayikh) beliau memiliki julukan Hadratussyaikh yang berarti Maha Guru dan telah hafal Kutubus Sittah (Hadits 6 Riwayat).
KH. Ahmad Abdul Hamid sang kreator kalimat Billahit taufiq wal-hidayah atau Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamith Thariq yang diucapkan atau ditulis sebelum salam penutup
Pesantren Darul Hijrah Martapura beralamatkan di Jl. Cindai Alus RT. 08 RW. 03 Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimanatan Selatan. Berdasarkan Akta Notaris Bachtiar No. 7 tanggal 8 Maret 1986, Yayasan Pendidikan Pesantren Darul Hijrah secara resmi berdiri pada tanggal 11 Maret 1986.
Sepanjang fase ini, pada setiap musim haji, Nabi SAW memperkenalkan diri kepada orang-orang yang datang ke Masjidil Haram dari berbagai suku yang berbeda-beda.