DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH.Nursaman, lahir di Tangerang pada tanggal 11 bulan April Tahun 1958. Beliau merupakan anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan bapak Junedi dan ibu Nafsiah, dan adiknya bernama Ahmad Nawawi.
Konon sejarah di balik penamaan “Alawi” merupakan bisyarah (kabar gembira) dari Al-Quthb Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Atthas, seorang habib agung dan wali besar dari Hadramaut yang pernah bermukim di Haramain.
KH. Zubair juga merupakan bagian terpenting dari para kyai NU, khususnya wilayah Rembang dan Jawa Tengah. Beliau senantiasa setia dengan bangsanya. Menurut Ulum, sang kiai senantiasa menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada keluarga dan murid-muridnya. Semangat “Hubbul wathan minal iman” tersebut kemudian diwarisi oleh putranya, KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.
Keluarga Syekh Abdul Ghani pun mengalami dampaknya, sehingga mereka memutuskan untuk mengungsikan diri mencari tempat yang lebih aman.
“Ya Allah, perkuat Islam dengan Abul Hakam bin Hisyam (Abu Jahal) atau Umar bin Khattab,” begitulah doa yang pernah diuapkan Rasulullah.
Dalam kehidupannya, beliau selalu bersabar dengan orang-orang yang tidak bersependapat, baik dengan pemikirannya atau dengan alirannya.
Gurutta Daud Ismail memulai pendidikan awalnya dimulai di bawah bimbingan orang tuanya di rumah, khususnya dalam mempelajari Al-Qur'an. Selanjutnya, beliau melanjutkan pendidikannya ke berbagai pesantren di Sengkang, di mana beliau belajar dari berbagai ulama terkemuka di wilayah tersebut.
Dari uraian di atas, dapat dipahami bahwa cara membaca Al-Qur'an yang diperbolehkan dan disepakati oleh ulama adalah ada empat macam, yakni At-Tartil, At-Tahqiq, At-Tadwir dan Al-Hadr.
Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur, merupakan salah satu tokoh yang gigih dalam mempromosikan peran kyai dalam masyarakat Indonesia.
Perlu diketahui lebih dulu bahwa sebagian besar hadis-hadis Bukhari diakui sebagai hadis sahih oleh ahli-ahli hadis. Namun juga diakui bahwa sejumlah kecil hadis-hadis Bukhari dan Muslim, dikritik oleh sejumlah ahli-ahli hadis masa lalu.