DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.

50rb
100rb
Rp

Artikel

 

Kisah Bocah SD Menjual Gorengan untuk Penuhi Kebutuhan

Di saat teman-teman sebayanya minta dibelikan sesuatu ke orang tuanya Arga memilih untuk menabung.

Kritik Imam Al-Ghazali untuk Orang yang Haji Berulang Kali Tapi Tetangganya Kelaparan

Ini salah satu kritik dari Imam Al-Ghazali kepada mereka yang haji berulang kali tapi tetangganya masih ada yang lapar.

Kisah Al Habib Luthfi Ditantang Adu Kesaktian 10 Dukun, Takluk dengan Sehelai Rambut

Kemudian, Al Habib Lutfi bin Yahya, mencabut sehelai bulu Rambut yang ada di kepalanya, dan meletakkan persis di depan 10 dukun itu.

Kisah Al Habib Luthfi Menundukkan Seekor Kambing Ganas Saat Maulid Nabi

Habib Luthfi hanya tertawa sambil berkata "Wedus go ngormati Kanjeng Nabi kok melayu", kata Al Habib Luthfi dengan menggunakan bahasa Jawa. Artinya, Kambing untuk menghormati Nabi kok malah kabur,".

Karomah Al Habib Luthfi, Santri Retak Tulang Sembuh dalam Waktu Singkat

Habib Luthfi kemudian memeluk Syam sambil berkata "Kamu besok sembuh, pulang ke Jakarta berkah". Habib Luthfi kemudian mengusap kaki Syam dengan air beberapa kali.

Kunci Nikmat Hidup: Lapang Hati Lapang Pula Rezeki

lri hati dan dengki adalah penyakit hati yang mampu memporak-perandakan hidup.

Kalau Ada Orang Tanya Dalil Tahlilan, Ini Jawabannya

Dalam tulisan ini akan ditunjukkan dalil-dalil Tahlilan untuk mereka yang sering meminta dalil tahlilan.

Amalan Laqad Ja’akum untuk Kemudahan Hidup Dunia dan Akhirat

Amalan ini biasa juga dinamai Do’a Harimau. Khadamnya ada 7 dan apabila diterawang dengan mata bathin, si pengamal dikawal oleh 7 harimau dan jasadnya diselimuti oleh tujuh lapis dinding api.

Pemda Mempawah Optimis Rohidah Jadi Juara Dunia di Maroko

Rohidah akan mampu mengukir prestasi di tingkat dunia.

Kisah Unik Mbah Mahfudz Madiun dan Mbah Jaelani Nganjuk

Dulu itu, ada kiai terkenal wali, tinggalnya di tengah kota, mondok lama bertahun-tahun di Nganjuk. Gak bisa-bisa (bodoh).