17 Oct 2017 · 6.331 dibaca · Arafah
Laduni.ID, Jakarta - Salah satu amal sholeh yang dianjurkan untuk dilaksankan pada tanggal 9 Dzulhijjah adalah puasa Arafah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi kaum Muslimin yang tidak sedang dalam menjalankan wukuf di Arafah. Jika dalam keadaan wukuf di Arafah, maka sebaiknya tidak berpuasa sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana dalam riwayat Hadis ini:
عَنْ أُمِّ الْفَضْلِ بِنْتِ الْحَارِثِ أَنَّ نَاسًا تَمَارَوْا عِنْدَهَا يَوْمَ عَرَفَةَ فِي صَوْمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ هُوَ صَائِمٌ وَقَالَ بَعْضُهُمْ لَيْسَ بِصَائِمٍ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِقَدَحِ لَبَنٍ وَهُوَ وَاقِفٌ عَلَى بَعِيرِهِ فَشَرِبَهُ
"Dari Ummul Fadhl binti Al-Haris, bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi SAW. Sebagian mereka mengatakan, 'Beliau berpuasa.' Sebagian lainnya mengatakan, 'Beliau tidak berpuasa.' Maka Ummul Fadhl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas untanya, lalu beliau meminumnya.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+