02 Aug 2018 · 14.109 dibaca · Hikmah
Nur Kholik Ridwan
Anggota PP RMI NU
Judul kitabnya adalah Quttul Qulûb fî Mu`âmalatil Mahbûb wa Washfith Tharîq al-Mazîd ilâ Maqômit Tauhîd, dikarang oleh/yang disusun Imam Muhammad bin Ali bin Athiyah al-Haritsi atau Abu Tholib Al-Makki (Darul Kutub al-Ilmiyyah, 1997). Pada fasal ke-4 “fi Dzikri ma yustahabbu minadz dzikri wa qiro’atil ayyil mandub ilaiha ba’dat taslim min sholatish shubhi” terdapat cerita wiridnya wali abdal, Imam Kurz bin Wabrah yang memperoleh dari temannya, dari Imam Ibrahim at-Taimi. Kitab ini menghimpun wirid-wirid harian, yang menjadi rujukan para ulama tasawuf zaman dulu.
Dalam salah satu bagian kitabnya itu, Ibnu Athiyah menukil riwayat bersumber dari Said bin Said dari Abu Thayyibah, dari Kurz bin Wabrah (dari teman Ibrahim at-Taimi), dari Nabi Hidhir dari Nabi Muhammad). Ceritanya dimulai:
“Kurz bin Wabrah adalah seorang wali abdal, beliau berkata: “Saya didatangi oleh seorang teman dari Sya
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+