30 Nov 2018 Β· 1.857 dibaca · Artikel Keluarga
LADUNI. ID, KELUARGA- ASI perah bisa menjadi solusi yang tepat bagi ibu yang tidak bisa menyusui bayinya langsung, misalnya saja ibu bekerja. Tapi ingat, memberikan ASI perah untuk bayi tak boleh sembarangan. Ada beberapa peraturan yang harus diperhatikan.
Menurut dr. Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC, ASI perah (ASIP) yang telah disimpan lebih dari enam bulan di dalam freezer dua pintu, sebaiknya tidak berikan pada si kecil.
Ini dikarenakan kualitas ASI perah bisa menurun. Nutrisi serta kandungan gizinya, tidak lagi sama seperti ASI perah segar yang baru saja Anda pompa.
Menurut dr. Wiyarni, jumlah ASI yang dihasilkan ibu bergantung pada frekuensi menyusui dan pengosongan payudara. Ini artinya, Anda tidak perlu terlalu terpacu dengan kuantitas atau jumlah stok ASI perah Anda.
Saat Anda menyimpan ASI perah, diperlukan ketelatenan dalam penyimpanan. Itu karena ASI perah juga bisa terkontaminasi bakteri hingga menjadi basi. Jika sudah begitu, Anda tidak boleh memberikannya ke bayi, Moms.
“Tanda ASI perah telah rusak
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+