27 Dec 2018 · 1.377 dibaca · Internasional
LADUNI. ID, INTERNASIONAL -- Konsul Jenderal Cina di Denpasar, Gou Haodong, membantah pemberitaan tentang kamp pengasingan Muslim Uighur, Xinjiang. Menurut Haodong, Konstitusi Cina menjamin kebebasan beragama, sehingga pemerintahnya tidak mungkin melanggar aturan
"Jadi, pengasingan dua juta orang itu tidak mungkin. Itu fitnah, tujuannya ingin merusak hubungan baik antara Cina dan RI yang selama ini sudah menjalin kemitraan strategis setelah pemulihan hubungan diplomatik," katanya dalam pertemuan dengan pers di kantornya, Denpasar, Bali, Kamis.
Menurut dia, ada pihak-pihak yang tidak mau hubungan kedua negara berjalan baik. Mereka memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat Indonesia tentang Cina dengan melakukan fitnah.
"Masyarakat Indonesia ditipu dengan pemberitaan penganiayaan yang merupakan berita palsu, padahal dua juta Muslim Uighur dimasukkan kamp pengasingan itu tidak masuk akal, apalagi Konstitusi Cina menjamin kebebasan beragama," ujarnya.
Berita palsu sebelumya juga menyebut Cina melarang kebebasan bera
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+