Kesalahan di Hari Jumat yang Sering Dianggap Sepele
Laduni.ID, Jakarta - Langit belum sepenuhnya terang ketika aktivitas kota mulai bergerak. Notifikasi pekerjaan berdatangan tanpa jeda, agenda harian menumpuk, dan perhatian manusia terpecah ke berbagai arah. Di tengah ritme itu, hari Jumat hadir bukan sekadar penanda akhir pekan, tetapi momentum spiritual yang istimewa dalam Islam. Namun di balik kemuliaannya, terdapat ironi yang kerap terjadi, banyak yang memahami keutamaan Jumat, tetapi mengabaikan adab dan larangan yang menyertainya.
Fenomena ini bukan sekadar persoalan kurangnya pengetahuan, melainkan cerminan cara umat memaknai ibadah. Hari Jumat sering dipersempit hanya sebagai kewajiban menghadiri shalat Jumat. Padahal, dalam perspektif syariat, Jumat adalah hari penuh etika, kesadaran, dan pengendalian diri. Ada hal-hal yang secara tegas tidak boleh dilakukan, yang jika dilanggar dapat mengurangi bahkan menghilangkan nilai ibadah itu sendiri.
Di berbagai masjid, pemandangan yang sama terus berulang. Sebagian jamaah datang terlambat, sebagian lain sibuk berbincang saat khutbah, bahkan tidak sedikit yang tenggelam dalam layar ponsel. Semua ini terjadi seolah menjadi kebiasaan yang dimaklumi. Padahal, dalam Islam, adab memiliki posisi yang sangat tinggi bahkan menjadi pintu masuk diterimanya ibadah.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp648.999
Rp1.124.000
Rp249.000
Rp229.000
Memuat Komentar ...