Antara Amal dan Rahmat: Pelajaran Mendalam dari Gus Baha
Laduni.ID, Jakarta - Dalam perjalanan ibadah, manusia sering merasa telah menjalankan perintah agama dengan sebaik mungkin. Namun, sejatinya tidak ada ibadah yang benar-benar sempurna di hadapan Allah SWT. Selalu ada kekurangan yang mungkin tidak kita sadari.
Gus Baha mengingatkan hal ini dalam ceramahnya, “ibadah itu mulai dulu dari kita. Apapun benarnya menurut fiqih sebetulnya tidak pernah ideal menurut Allah SWT, karena pasti ada hal-hal yang kita tidak benar.”
Kesadaran ini menuntun kita pada satu hal penting, jangan bergantung sepenuhnya pada amal, tetapi gantungkan harapan pada rahmat Allah.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp800.000
Rp298.000
Rp590.000
Rp187.000
Memuat Komentar ...