Ustaz Ma'ruf Khozin : Tidak Membalas Keburukan

 
Ustaz Ma'ruf Khozin : Tidak Membalas Keburukan

LADUNI.ID -  Secara hukum dalam literatur fikih kita adalah diperbolehkan membalas setimpal kepada orang yang berbuat buruk kepada kita. Namun dalam kemuliaan Akhlak hal tersebut tidak dianjurkan.

ﻭﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ، «ﺃﻥ ﺭﺟﻼ ﺷﺘﻢ ﺃﺑﺎ ﺑﻜﺮ، ﻭاﻟﻨﺒﻲ - ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﺟﺎﻟﺲ، ﻓﺠﻌﻞ اﻟﻨﺒﻲ - ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻳﻌﺠﺐ ﻭﻳﺘﺒﺴﻢ

Abu Hurairah berkata bahwa ada seseorang yang mencaci maki Abu Bakar, sementara Nabi shalallahu alaihi wasallam duduk, Nabi pun kagum dan tersenyum

ﻓﻠﻤﺎ ﺃﻛﺜﺮ ﺭﺩ ﻋﻠﻴﻪ ﺑﻌﺾ ﻗﻮﻟﻪ، ﻓﻐﻀﺐ اﻟﻨﺒﻲ - ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻭﻗﺎﻡ

Ketika orang tersebut terus mencaci maki Abu Bakar, maka beliau membalas sebagian perkataannya. Maka Nabi shalallahu alaihi wasallam marah dan berdiri

ﻓﻠﺤﻘﻪ ﺃﺑﻮ ﺑﻜﺮ ﻓﻘﺎﻝ: ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ، ﻛﺎﻥ ﻳﺸﺘﻤﻨﻲ ﻭﺃﻧﺖ ﺟﺎﻟﺲ، ﻓﻠﻤﺎ ﺭﺩﺩﺕ ﻋﻠﻴﻪ ﺑﻌﺾ ﻗﻮﻟﻪ ﻏﻀﺒﺖ ﻭﻗﻤﺖ؟ ﻗﺎﻝ: " ﺇﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻣﻌﻚ ﻣﻠﻚ ﻳﺮﺩ ﻋﻨﻚ، ﻓﻠﻤﺎ ﺭﺩﺩﺕ ﻋﻠﻴﻪ ﺑﻌﺾ ﻗﻮﻟﻪ ﻭﻗﻊ اﻟﺸﻴﻄﺎﻥ، ﻓﻠﻢ ﺃﻛﻦ ﻷﻗﻌﺪ ﻣﻊ اﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ".

Abu Bakar menemui Nabi, beliau berkata: "Wahai Rasulullah, orang itu mencaci maki saya dan engkau duduk. Ketika aku membalas sebagian perkataannya maka engkau marah dan berdiri?" Nabi menjawab: "Sungguh ada malaikat bersamamu yang membelamu. Ketika engkau membalas sebagian perkataannya maka datanglah syetan. Dan aku tidak mau duduk bersama syetan"

ﺭﻭاﻩ ﺃﺣﻤﺪ، ﻭاﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﻓﻲ اﻷﻭﺳﻂ ﺑﻨﺤﻮﻩ، ﻭﺭﺟﺎﻝ ﺃﺣﻤﺪ ﺭﺟﺎﻝ اﻟﺼﺤﻴﺢ.

HR Ahmad dan Thabrani, perawi Ahmad adalah para perawi hadis sahih [Majma' Az-Zawaid]

Rais Am PBNU KH Miftahul Akhyar sering berpesan seperti di atas dengan menyampaikan hadis berikut:

ﻋﻦ ﺣﺬﻳﻔﺔ ﻗﺎﻝ: ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: " ﻻ ﺗﻜﻮﻧﻮا ﺇﻣﻌﺔ، ﺗﻘﻮﻟﻮﻥ: ﺇﻥ ﺃﺣﺴﻦ اﻟﻨﺎﺱ ﺃﺣﺴﻨﺎ، ﻭﺇﻥ ﻇﻠﻤﻮا ﻇﻠﻤﻨﺎ، ﻭﻟﻜﻦ ﻭﻃﻨﻮا ﺃﻧﻔﺴﻜﻢ، ﺇﻥ ﺃﺣﺴﻦ اﻟﻨﺎﺱ ﺃﻥ ﺗﺤﺴﻨﻮا، ﻭﺇﻥ ﺃﺳﺎءﻭا ﻓﻼ ﺗﻈﻠﻤﻮا "

Dari Hudzaifah bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: "Janganlah engkau (plin plan) tidak teguh pendirian. Kalian berkata: "Jika mereka berbuat baik maka kami juga berbuat baik. Jika mereka menganiaya kami maka kami aniaya mereka". Tapi teguhkan diri kalian. Jika mereka melakukan kebaikan maka balaslah kebaikan mereka. Jika mereka berbuat buruk maka janganlah kalian berbuat aniaya" (HR Tirmidzi, ia menilai Hasan Gharib)

 

 

Tags