09 Apr 2019 · 7.623 dibaca · Terkait Anak (anak sendiri/ adopsi/ bayi tabung/ saudara sesusuan/ yatim/ piatu)
LADUNI.ID, Tuhan memberi banyak nikmat kepada kita, terlalu banyak jumlahnya hingga kita tak akan mampu membalasnya. Lalu bagaimana dengan seabrek ibadah yang kita lakukan untuk Tuhan? Semua itu tak akan cukup untuk membalas nikmat dari Tuhan, tak akan.
Mengutip QS Al Kahfi 46 yang berbunyi “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia,,,”, Khotib menjelaskan bahwa harta dan anak adalah salah satu bentuk nikmat yang diberikan Tuhan. Meski begitu, keduanya hanyalah perhiasan dunia; bagus jika ada, tak akan mati jika tak memilikinya.
Karenanya, tak perlu terlalu berlebihan untuk mengejarnya, tak perlu pula terlalu heboh saat sudah mendapatkannya. Hanya titipan, bisa diambil lagi kapan-kapan.
Meski begitu, nikmat yang titipan ini harus tetap dijaga dengan baik. Sebab titipan adalah amanah; Tuhan tidak menitipkan nikmat secara sembarang. Tak jarang, Tuhan menitipkan nikmat ini usai Ia menyaksikan usaha keras dan semangat pantang menyerah dari hamba-Nya.
Kita memang tak bisa memaksa Tuhan untuk memberi kita nikma
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+