18 May 2019 · 5.899 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta – Sudah pernahkah Anda mendengar nama Kiai Haji Zaini Mun’im? Beliau merupakan pendi pendiri Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Kiai Zaini salah seorang santri atau murid dari Hadratus Syaikh Kiai Hasyim Asy’ari di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.
Kiai Zaini Mun’im juga tercatat sebagai mantan Ra’is Syuriyah PCNU Kraksaan dan Wakil Ra’is Syuriyah PWNU Jawa Timur. Ia adalah ulama pejuang pada masa penjajahan Belanda.
Kiai Zaini berasal dari Desa Galis, Pamekasan, Madura. Beliau lahir pada 1906 silam, putra pertama dari dua bersaudara pasangan Kiai Abdul Mun’im dan Nyai Hj Hamidah. Kiai Zaini Mun’im dikenal sebagai sosok pejuang. Bagi beliau, orang yang tidak melakukan perjuangan berarti ia telah melakukan maksiat.
Hal ini sebagaimana tertulis dalam buku biografi beliau bahwa, ”Orang yang hidup di Indonesia, kemudian tidak melakukan perjuangan dia telah berbuat maksiat. Orang yang hanya memikirkan pendidikan dan ekonominya sendiri, maka orang itu telah berbuat maks
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+