Memilih Hewan Qurban yang Berkualitas Menurut PDHI

 
Memilih Hewan Qurban yang Berkualitas Menurut PDHI

LADUNI.ID, Jakarta - Menjelang hari Raya Idul Adha, banyak umat Islam yang sibuk untuk mempersiapkannya, salah satunya mencari hewan qurban untuk disembelih atau diqurbankan saat idul Adha, karena penyembelihan hewan qurban merupakah Ibadah yang dianjurkan oleh Allah SWT.

Allah SWT telah mensyariatkan kurban dengan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.” (Al-Kautsar: 1 — 3).

Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya.” (Al-Hajj: 36).

Ibadah qurban akan sempurna  tentunya dengan hewan qurban yang berkualitas, hewan harus sehat, cukup umur dan baik, diantara hewan yang bisa diqurbankan antara lain Kambing, Unta, Sapi, Domba dan Kerbau.

Yang menjadi pertanyaan bagaimana cara memilih hewan qurban yang berkualitas, menurut Perwakilan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat, Ajat Sudrajat mengatakan ciri hewan yang berkualitas untuk berqurban adalah:

1. Kondisi Bulu
Melihat kualitas hewan kurban bisa dilihat dari hal yang kasat mata seperti bulu, hewan kurban yang bagus yakni memiliki bulu yang bersih.
Pertama, bulunya bersih. Maksudnya bersih bukan enggak ada kotoran, tetapi bersih dalam artian mengkilap, sempurna, kadang-kadang kalau (hewan) yang enggak sehat itu berdiri bulunya, kayak merinding

2. Usia
Usia terbaik untuk hewan kurban yakni minimal dua tahun untuk sapi, minimal satu tahun untuk kambing atau domba dan minimal lima tahun untuk unta. Tanda hewan ternak cukup umur bisa dilihat dari giginya, hewan kurban cukup umur sudah mengalami pergantian gigi seri depan dan bawah.
Di mana gigi susu berukuran kecil dan bentuknya runcing, sementara gigi tetap berukuran lebih besar dan rata, jika gigi seri sudah berganti atau tumbuh gigi baru artinya hewan ternak sudah berusia dua hingga tiga tahun.

3. Tidak Kurus dan Cacat
Hindari hewan kurban yang sakit seperti demam, bulu kusan-berlendir, mata cekung-kotor, lemas, diare, kudisan, kurang nafsu makan, ada ekskresi yang keluar dari lubang hidung. Hewan kurban tidak holeh pincang atau cacat seperti buta, telinga sobek atau tanduk patah. Hewan kurban tidak boleh kurus dan mesti berisi atau gemuk.

4. Ciri Hewan Sehat
Ada ciri-ciri lain untuk melihat apakah hewan ternak dalam kondisi sehat. Hewan kurban sehat memiliki cuping hidung yang basah atau lembap tapi bukan karena flu. Selain bulu bersih dan mengkilap, nafsu makan hewan mesti normal. Selain itu detak jantung dan pernafasan normal, lubang kumlah (anus, hidung, mulut atau vulva) bersih dan berwarna merah muda