Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Hindari Penyebaran Corona, Bupati Rembang Tiadakan Tradisi Kupatan

29 May 2020 Β· 2.808 dibaca · Sosial Budaya

LADUNI.ID, Rembang - Pandemi virus corona atau Covid-19 yang hingga kini belum kunjung menemukan titik penyelesaian, maka tradisi Kupatan di Rembang, Jawa Tengah, ditiadakan. Keputusan ini sebagaimana telah disampaikan oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Menurutnya, yang harus dilakukan adalah perkara wajib. Sementara tradisi yang bersifat sosial terpaksa ditiadakan demi menghindari pandemi Covid 19. "Yang wajib saja kita perketat, mosok (masak) yang tradisi seperti itu kita biarkan, ya nggak lah," ujar Hafidz kepada wartawan, Jumat (29/5).

Sementara itu, Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto juga menjelaskan bahwa tidak hanya tradisi Syawalan yang ditiadakan pada tahun ini. Polisi juga tak menerbitkan izin keramaian untuk banyak kegiatan lainnya.

"Kemarin ada peringatan Hari Kartini, sudah tidak ada, hanya digelar secara seremoni dengan jumlah orang terbatas. Kemudian Tong-tong Klek yang biasanya digelar jelang Lebaran, kami tidak terbitkan izinnya. Termasuk Syawalan besok ini, Kupatan," terang Dolly.

Selain daripada itu,

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →