03 Dec 2020 Β· 2.127 dibaca · Artikel Keluarga
LADUNI.ID, Jakarta – Tulisan ini merupakan tanya jawab dari 101 persoalan perempuan yang tulis oleh Prof. Habib Quraish Shihab. Di dalam tulisan ini akan menjelaskan tentang menyekolahkan anak di pesantren dalam pandangan Prof. Habib Quraish Shihab.
***
Saya memiliki tiga anak dan bercerai dengan suami sejak 5 tahun lalu. Sejak bercerai, saya sekolahkan ketiga anak saya di pesantren karena tidak mampu mengasuh dan mengawasi mereka setiap hari. Saya takut mereka jatuh ke pergaulan yang tidak benar. Apakah dengan memasukkan ana saya ke pesantren, artinya saya telah lalai atau dianggap telah mengabaikan anak-anak saya karena tidak mengasuhnya sendiri, Pak?
Desi, Kasir, Bekasi
Seseorang yang oleh satu dan lain hal tidak mampu mengasuh dan mendidik anaknya dengan baik, bisa saja menyerahkan anaknya ke pihak yang dipercaya untuk mengasuh dan mendidiknya.
Penyerahan itu sudah dapat dinilai sebagai upaya darinya untuk mendidiknya. Rasulullah Saw sewaktu bayi hingga remaja tidak dipelihara oleh
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+