Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Perempuan-Perempuan Pemberani di Masa Nabi yang Menolak Kekerasan Seksual

15 Mar 2021 · 3.987 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta - Banyak kasus kekerasan terhadap perempuan, termasuk kekerasan seksual yang sengaja "dipaksa" ditutup-tutupi, atau dipaksa damai, semata-mata untuk menutup "aib" karena pelakunya adalah tokoh agama atau tokoh masyarakat. Sementara di sisi lain, kita melihat beberapa masyarakat yang menyeret, mengarak, mengungkap orang-orang yang "baru diduga"  melakukakan perzinaan.

Fakta seperti ini, hakikatnya adalah pembalikan ajaran agama, karena seharusnya adalah sebaliknya. Akibatnya, kekerasan (seksual) terhadap perempuan terus berulang, karena pelakunya tidak tersentuh hukum.

Pada masa Nabi Muhammad SAW, banyak perempuan yang berani menyuarakan kasus kekerasan (seksual) yang dialaminya, sekalipun harus melawan tuduhan "aib" dari masyarakat. Sejumlah tokoh perempuan di masa Nabi yang berani menyuarakan dengan lantang penolakan terhadap kekerasan seksual perempuan antara lain:

1. Huwailah binti Tsa'labah

Ia adalah sosok perempuan yang menarik di usia muda. Menika

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →