15 Oct 2021 · 5.324 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Ilmu Sharaf merupakan salah satu dari 12 ilmu bahasa Arab yang wajib dipelajari oleh para santri. Ilmu sharaf berkembang bersamaan dengan ilmu nahwu setelah bangsa Arab merasa akan butuhnya umat kepada dua ilmu tersebut. Tujuannya tentu untuk menjaga Al-Quran dari kesalahan baca setelah agama Islam tersebar ke berbagai pelosok negeri yang berbahasa non-Arab.
Jika pada ilmu nahwu kita telah mengetahui bahwa orang yang meletakkan pertama kali pondasi ilmu nahwu adalah Abu Al-Aswad Ad-Duali (W. 69 H) atas perintah Sayyidina 'Ali RA, dengan kisah yang telah masyhur. Lalu Siapakah peletak pondasi ilmu sharaf?
Para ulama terdahulu belum memberikan informasi tentang siapa orang yang pertama kali meletakkan ilmu sharaf ini, sebab dahulu mereka memandang ilmu sharaf bukan sebagai ilmu yang berdiri sendiri, namun dia adalah bagian dari ilmu nahwu. Perkembangannya juga berbarengan dengan ilmu nahwu. Karena pada saat itu antara kedua ilmu tersebut tidak dibedakan, maka ilmu sharaf pada permulaannya juga disebut dengan ilmu nahwu.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+