Kiai Abdul Wahab Ahmad: Dengan Nama Apa Kita Dipanggil di Akhirat?

 
Kiai Abdul Wahab Ahmad: Dengan Nama Apa Kita Dipanggil di Akhirat?
Sumber Gambar: Dok. Laduni.ID (ist)

Laduni.ID, Jakarta – Pertanyaan ini sederhana, namun menarik untuk ditulis setelah beredar rekaman seorang ustaz yang menjelaskan bahwa nama seseorang sewaktu di dunia tidak digunakan lagi nanti di akhirat. Sebab yang dipakai di sana adalah nama ruhani yang langsung nasabnya ke Nabi Muhammad selaku ayah dari semua.

Sebelum kita membahas lebih lanjut, perlu diketahui bahwa hal semacam ini adalah berita ghaib yang tidak dapat diketahui oleh siapa pun kecuali oleh pencipta semesta, yakni Allah dan para Rasul selaku utusan resmi Allah. Hanya itulah satu-satunya sumber informasi yang dapat diyakini kebenarannya bila menyangkut hal-hal ghaib, bukan yang lainnya.

Lalu bagaimana bocoran info tentang hal ini dari Allah dan Rasulullah? Kita ulas satu persatu secara singkat:

Pertama, Imam Bukhari dalam kitab sahihnya membuat sebuah bab khusus berjudul ‌‌‌بَابُ ‌مَا ‌يُدْعَى ‌النَّاسُ ‌بِآبَائِهِمْ yang artinya adalah "Bab hadis di mana orang-orang dipanggil disertai nama bapaknya-bapaknya". Maksud Imam Bukhari yang kita yakini sebagai salah satu waliyullah besar ini adalah besok di akhirat seseorang dipanggil dengan nama lengkapnya dan nama bapaknya. Di antara hadis yang beliau bawakan adalah hadis berikut:

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " إِنَّ الغَادِرَ يُرْفَعُ لَهُ لِوَاءٌ يَوْمَ القِيَامَةِ، يُقَالُ: هَذِهِ غَدْرَةُ فُلَانِ بْنِ فُلَانٍ "

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN