14 Apr 2022 Β· 6.191 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta - Abdullah adalah laki-laki tertampan di kalangan kaum Quraisy. Ia juga dijuluki sebagai adz-Dzabih (yang disembelih). Awal kisah, Abdul Mutholib, yaitu ayah Abdullah, bernadzar jika ia memiliki anak 10 (sepuluh) dan menjadi para penerus atau penolongnya maka ia akan menyembelih salah satu dari mereka. Ketika ia benar-benar telah memiliki 10 anak, ia lupa dengan nadzarnya.
Pada suatu malam di dekat Ka'bah, ia tidur dan memimpikan sesosok yang berkata kepadanya, "Hai Abdul Mutholib. Penuhilah nadzarmu." Ia terbangun kaget dan bergemetar karena mimpinya. Tak lama kemudian, ia memerintahkan untuk menyembelih seekor kambing gibas dan mensedekahkannya kepada para fakir dan miskin. Suatu ketika, ia tidur dan memimpikan sesosok yang berkata kepadanya lagi, "Lakukanlah ritual ibadah yang lebih besar daripada hanya sekedar menyembelih gibas." Kemudian ia menyembelih sapi jantan. Ia tidur lagi dan memimpikan sesosok yang berkata kepadanya lagi, “Lakukanlah ritual ibadah yang lebih besar daripada hanya menyembelih sa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+