DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Salah satu ciri khas ilmu tasawuf adalah mengajak seseorang lebih sibuk memperbaiki dirinya sendiri daripada mencari-cari kesalahan orang lain. Dalam pandangan para ulama tasawuf, persoalan terbesar bukanlah bagaimana kita menilai orang lain, tetapi bagaimana kita membersihkan hati dari prasangka, ego, dan rasa ingin dihormati.
Bila berbicara masalah sejarah perkembangan tasawuf dalarn Islam, maka sesungguhnya pertumbuhan dan perkembangan tasawuf itu sama dengan pertumbuhan dan perkembangan Islam itu sendiri
Dalam kitabnya, Mizan Al-Amal, Imam Al-Ghazali menyatakan bahwa akhlak merupakan bahan pemikiran yang menjadi utama. Kebanyakan karya-karya akhirnya bersifat etis moralitas yang menjamin kebahagiaan sempurna. Teori etika yang dikembangkannya bersifat religius dan sufistik.
Pendidikan moral merupakan pendidikan yang wajib diberikan sedari dini. Pendidikan ini bukan mengajarkan tentang nonakademik, namun terkhusus pada bidang perilaku, sikap sehari-hari atau lebih dikenal dengan norma kesopanan baik dalam lingkungan keluarga maupun sekitar.
Ketika mendengar ayat atau Hadis tentang penyucian hati, orang yang hatinya kotor takkan merasa ada yang salah dengan dirinya, justru dia akan mengoleksi ayat dan Hadis itu sebagai alat untuk mengoreksi orang lain yang menurutnya tak sebaik dirinya.
Salah satu kajian dan praktik dalam tasawwuf adalah bersikap zuhud. Ketika disebut kata zuhud, maka biasanya stereotip yang sering muncul adalah dikaitkan dengan hidup menyepi, menjauhi masyarakat, berpakaian lusuh, tidak memiliki harta dan hal-hal lain yang bersifat menjauhi 'keduniawian'. Padahal pandangan ini belum tentu sepenuhnya benar.
Kehadiran seorang guru atau mursyid sangat dirasa kewajibannya, karena di dalam proses belajar ilmu ini terdapat beberapa amalan, seperti wirid dan semacamnya yang hanya diketahui oleh seorang guru tersebut.
Syaikh Al-Buthi memulai penjelasan dari ucapan 'Amr bin Utsman Al-Makki tentang tasawuf. Amr bin Utsman Al-Makky ditanya tentang tasawuf, "Tasawuf adalah si hamba berbuat sesuai dengan apa yang paling baik pada saat itu."
Apa sesungguhnya ikhlas itu? Bagaimana cara menggapainya? Bisa kah kita menggapai ikhlas yang sesungguhnya?
Hakikatnya, langit itu juga mengamalkan dzikir. Tujuan langit menjalani laku kesufian itu, sebagaimana tegas dinyatakan Tuan Syaikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad ialah “Budi Utama Jasmani Sempurna”.