Google Membuat "Lisensi Umum 90 Hari" Untuk Huawei. Inilah Penjelasannya!

Google Membuat

LADUNI.ID, Diungkap lewat akun Twitter Android, Google menyebut akan tetap memberikan dukungan keamanan dan Google Play dan Play Protect bagi pengguna perangkat Huawei dan Honor.

Tertulis dalam akun tersebut, "Google Play dan keamanan dari Google Play Protect akan tetap berfungsi di perangkat Huawei yang ada saat ini,", Senin (20/5). 

Departemen Perdagangan AS akhirnya melunak. Mereka telah membuat lisensi sementara selama 90 hari bagi Huawei. Sehingga, Huawei masih bisa memberikan dukungan pembaruan software dan keamanan bagi pengguna perangkatnya. Lisensi ini berlaku hingga 19 Agustus 2019.

Izin ini juga memperbolehkan perusahaan China itu untuk tetap bekerja dengan perusahaan AS untuk mendukung layanan mereka. Sehingga perusahaan asal Shenzen itu masih bisa melakukan kerjasama bisnis dengan Google, Intel, Qualcomm dan lainnya.

Lisensi umum selama 90 hari ini menjadi kabar baik juga bagi pengguna jaringan berbasis infrastruktur Huawei. Namun, izin ini hanya berlaku untuk menjaga layanan pada perangkat yang sudah ada di pasar saja. 

Tahun lalu, Huawei telah menjual 203 juta ponsel di seluruh dunia. Angka ini naik dari penjualan 2017 sebanyak 150 juta perangkat. Berdasarkan data Gartner, Huawei telah berhasil menggeser Apple sebagai penjual perangkat ponsel terbesar kedua di dunia membuntuti Samsung.

Menurut laporan IDC, pada kuartal pertama 2019 Huawei telah menjual 59 juta perangkat.

Para pengguna Huawei mulai mempertimbangkan untuk ganti merek. Beberapa pengguna mulai mempertanyakan apakah ini menjadi saat yang tepat untuk meninggalkan ponsel Huawei mereka.

Baca juga: 

1. Google Cabut Lisensi Terhadap Huawei, Berikut Penjelasannya!

2. Presiden Trump Merasa Terancam dengan Kecanggihan Teknologi Perusahaan Ini

3. Indeks Harga Saham AS Naik 1 Persen di Tengah Perang Dagang dengan China