Konsultasi Siap Nikah Umur 25 Tahun: Orang Tua Menganggapku Anak yang tidak Berguna

Konsultasi Siap Nikah Umur 25 Tahun: Orang Tua Menganggapku Anak yang tidak Berguna

Assalamu’alaikum mbak Nur.
Mbak Nur, saya selalu mengikuti rubrik konsultasi psikologi yang diampu oleh  mbak Nur. Kenalin, nama saya Hani, 15 tahun dan siswi kelas X SMA. Saat ini saya merasa sedih, karena orang tua menganggap saya anak yang tidak berguna. Padahal saya selalu menuruti perintah orang tua, namun apa yang saya lakukan selalu salah di mata orang tua.

Berbeda dengan kakak saya yang selalu dibangga-banggakan kedua orang tua. Memang kakak saya memiliki prestasi belajar yang bagus, sering mengikuti lomba-lomba dan menjadi juara. Walaupun orang tua saya tidak membandingkan secara langsung, namun mereka pernah mengatakan bahwa saya anak yang tidak berguna.

Perkataan mereka selalu terngiang-ngiang di telinga saya, membuat saya menjadi kurang bersemangat. Saya menjalani aktivitas seperti sekolah, les hanya sebagai rutinitas saja, tanpa adanya motivasi mengenai masa depan.
Mbak Nur, tolong bantu saya apa yang harus saya lakukan dalam menghadapi situasi saat ini dan agar saya bersemangat menyongsong masa depan?
Terimakasih atas perhatian dan sarannya.
Wassalamu’alaikum wr wb.
 
Hani di Jakarta

Tanggapan :
Wa’alaikumsalam wr wb.
Halo Hani, terima kasih sudah menceritakan permasalahanmu kepada mbak Nur. Semoga bisa menjadi pembelajaran buat teman-teman yang saat ini berada di posisi seperti Hani dan para orang tua dapat memperbaiki pola asuhnya selama ini demi perkembangan kesehatan mental anaknya. Mental yang sehat memberikan pengaruh pada pembentukan karakter anak. Anak yang sehat secara mental akan menjadi anak yang percaya diri, mudah bersosialisasi, bijak dalam pengambilan keputusan, mampu menghadapi tantangan dan banyak hal baik lain.

Hani yang baik, mbak Nur berusaha memahami apa yang saat ini kamu rasakan. Tentunya sangat sedih dan terganggu ketika orang yang seharusnya membimbing dan menyemangati kita melakukan hal yang membuat kita down. Hani sudah melakukan hal yang benar dengan berkonsultasi sebelum permasalahan menjadi berlarut dan mempengaruhi perkembangan mental dan pembentukan karaktermu.

Hal pertama yang ingin mbak Nur sampaikan adalah setiap orang tua pasti menyayangi anak-anaknya dengan cara mereka sendiri. Mungkin orang tuamu bermaksud untuk memberikan semangat agar tidak kalah berprestasi dengan kakakmu, hanya saja cara mereka kurang tepat. Orang  tua Hani harus menyadari bahwa setiap anak memiliki keunikan, kecerdasan dan bakat sendiri-sendiri.

Kakak Hani mungkin sudah menemukan bakat atau keahlian sesuai bidangnya dan terus diasah sehingga membuahkan prestasi. Tentunya hal ini tidak bisa disamakan dengan Hani. Belum tentu kamu memiliki minat dan bakat yang sama dengan kakak Hani. Sudah pernahkah Hani menyampaikan apa yang menjadi uneg-uneg Hani selama ini ? Apabila Hani belum menemukan minat atau bakatmu, berbicaralah dengan orang tuamu dan sampaikan bahwa kamu memerlukan bantuan untuk bisa menemukan minat dan bakatmu.

Hani bisa menyampaikan hal ini saat suasana di rumah sedang santai. Sampaikan dengan cara yang ma’ruf dan santun. Allah berfirman dalam Surat Al- Luqman ayat 14-15:

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.” (QS Luqman: 14).

Sampaikan juga bahwa Hani akan berusaha menjadi kebanggaan orang tua dengan cara Hani sendiri. Jangan lupa berdo’a kepada Allah agar melembutkan hati orang tua dan diberikan kemudahan.

Apabila cara-cara di atas tidak berhasil, Hani bisa meminta bantuan orang terdekat seperti kakak, paman, pak dhe atau orang yang disegani orang tua untuk menjadi penengah atau penyampai uneg-uneg Hani.

Semoga berhasil ya.
Tetap berpikir positif dan bertindak positif ya untuk masa depan yang cerah.
Wassalamu’alaikum wr wb.

Nur Chasanah, S. Psi
Pengampu Konsultasi Remaja siap Nikah Usia 25 Tahun
Follow IG:  @smu25tahun  dan Facebook: sukses menikah umur 25 Tahun