DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
“Tarawih itu sunnah. Sementara mencari nafkah itu wajib. Menghindari diri dari kemiskinan secara ekonomi supaya tidak menjadi beban orang lain, itu adalah hal yang paling utama," sambung Gus Baha.
Bagi mereka yang menyambutnya dengan iman, harap, dan kesungguhan, Ramadhan bukan hanya bulan ibadah, melainkan gerbang menuju ampunan, pembebasan, dan kedekatan dengan Allah.
Bulan Ramadhan adalah musim rahmat Ilahi yang menghadirkan ampunan, penghapusan dosa, keridhoan, dan penerimaan amal. Artinya, momentum ini lebih dari sekadar ritual tahunan.
Karena Ramadhan itu dipenuhi keberkahan dan rahmat, maka sangat dianjurkan agar umat Islam bersungguh-sungguh dalam menghidupkan malam-malamnya dengan berbagai ibadah, khususnya dengan melaksanakan shalat Tarawih dan Witir.
Setiap Ramadhan tiba, ruang-ruang diskusi keagamaan kembali diramaikan oleh perdebatan yang sesungguhnya bukan hal baru. Pertanyaan yang sama kembali mengemuka, benarkah doa berbuka puasa
Dalam khazanah fiqih, niat bukan hanya formalitas lisan, melainkan fondasi sah atau tidaknya sebuah ibadah. Puasa tanpa niat ibarat bangunan tanpa fondasi. Dengan kata lain, sah tidaknya suatu ibadah tidak bisa terlepas dari niat itu sendiri.
Tetapi semangat dalam berbagi itu, jangan sampai dirusak nilainya dengan niat hanya sekadar untuk pamer atau karena ingin tenar dan suka menyebut jasa kebaikannya. Apalagi juga disertai dengan menyakiti perasaan orang yang menerima.
“Setiap amalan tergantung pada niatnya. Dan bagi setiap orang itu adalah bagian dari apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari)