DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Sebagian orang wafat dalam keadaan husnul khatimah—tenang, dalam ibadah, dan diridhoi. Tapi ada pula yang meninggal secara tragis, bahkan dalam kondisi penuh maksiat, seperti mabuk-mabukan. Kisah seperti ini seharusnya membuat kita berpikir ulang tentang jalan hidup yang sedang kita tempuh.
KH. Zainudin mengaitkan ini dengan kondisi Indonesia, negeri besar, kaya, tapi penuh tantangan. “Negara ini dititipkan dengan keringat, darah, air mata, dan nyawa. Kalau kemakmuran dikorupsi, yang nitip bisa murka,” ujarnya, sambil menyebutkan bagaimana bencana bisa menjadi ‘peringatan’ dari Sang Pencipta.
Gus Baha juga mengingatkan, bahwa dalam kehidupan bernegara, mestinya yang dijunjung tinggi adalah kepentingan bersama, bukan ego pribadi. “Kepentingan berbangsa dan bernegara ada di atas kepentingan dan nafsu kita,” tegasnya.
Dalam pandangan lain, sebagian ulama memberi gambaran tentang raja' tersebut seperti kita membeli tiket pesawat dengan tujuan tertentu. Kita tidak bisa melihat siapa pilotnya, tapi kita yakin dan optimis bahwa pilot pesawat akan mengantarkan kita ke tujuan.
Dalam logika kebanyakan orang, pengorbanan itu sering diikuti keluhan. Tapi bagi Gus Baha, habisnya harta demi merawat orang tua bukanlah kerugian, melainkan keberuntungan yang layak dibanggakan.
Hari Raya Idul Adha 1446 H, yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan dan perenungan spiritual bagi umat Islam, justru berubah menjadi duka mendalam bagi warga Kampung Rawa Indah, RT 17 RW 04, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Dalam Islam, memasang susuk termasuk perbuatan yang sangat dilarang karena mengandung unsur syirik, yakni mempersekutukan Allah dengan selain-Nya.
“Ahli tarikh sepakat bahwa petang Badar terjadi 17 Ramadhan tahun kedua Hijriah. Saya kemarin pas haji baca Al-Fatihah 313 kali, sesuai dengan jumlah Ashab Badrin—pejuang perang Badar—yang berjumlah 313 sahabat Nabi,” tutur Gus Baha.
Ketika terbangun dari mimpi itu, Abdullah ibn Al-Mubarak tak bisa menenangkan dirinya. Ia yang sudah menunaikan haji, merasa belum puas sebelum mengetahui siapa gerangan Ali bin Al-Muwaffaq.
Orang munafiq itu meskipun hakikatnya adalah orang kafir, tetapi masih termasuk barisan orang Islam dan menampakkan keislamannya. Karena itu, jangan dimusuhi meskipun kita membencinya. Jika dimusuhi, maka sama saja seperti bermusuhan dengan sesama orang Islam.