DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Jika engkau tidak bisa berbuat kebaikan sama sekali, maka tahanlah tangan dan lisanmu dari menyakiti. Setidaknya itu menjadi sedekah untuk dirimu
KH. Fattah, beliau adalah Muasis dan pengasuh Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang
Perang pertama antara pasukan Muslim dan Romawi di laut memperlihatkan babak penting dalam sejarah konflik antara dunia Islam dan Kekaisaran Romawi Timur.Selain itu, peristiwa ini mencerminkan perubahan dramatis dalam lanskap politik dan militer kawasan tersebut selama periode awal ekspansi Islam.
Pembentukan armada angkatan laut pertama pada masa Utsman bin Affan merupakan respons strategis terhadap tuntutan zaman.Armada ini tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mempertahankan wilayah, tetapi juga sebagai sarana untuk memperluas pengaruh Islam di lautan, menegaskan kehadiran dan kekuatan dunia Islam di panggung internasional.
Kyai Fathul Bari belajar ilmu agama kepada Syaikhona Kholil Bangkalan, KH. Fathul Bari adalah seorang murid beliau yang menyebarkan Islam melalui Thoriqoh Naqsyabandiyah. Kyai Fathul Bari berasal dari sebuah Desa Ombul, Kabupaten Sampang.
Peristiwa sejarah yang terjadi antara tahun 656 hingga 661 M, memiliki pengaruh besar dalam pengembangan peradaban pada masa itu. Dalam periode ini, berbagai peristiwa penting terjadi dan mempengaruhi jalannya sejarah.
Syekh Abdul Karim disebut sebagai salah satu di antara tiga kyai utama yang memegang peranan penting dalam pemberontakan rakyat Banten di Cilegon pada tahun 1888. Dua tokoh kunci lainnya adalah KH. Wasyid dan KH. Tubagus Ismail.
Sebagaimana yang tertulis dalam sejarah bahwa, sebelum dikenal dengan sebutan Meulaboh, dahulunya kawasan tanjung ini bernama Pasi Karam. Penyebutan Meulaboh diduga kuat terkait dengan letaknya yang berdekatan dengan laut sehingga menjadikannya sebagai kawasan pelabuhan yang strategis.
Para pendahulu mencatat hari kelahiran putra-putri mereka pada salah satu halaman salinan kitab (manuskrip) yang mereka miliki. Dijelaskan bahwa, Almarhum Syaikhu Masyayikhina Al-Muhaqqiq Al-Kabir Al-‘Allamah Abu Fihr Mahmud Muhammad Syakir (1327-1418 H/1909-1997 M) pernah menuturkan bahwa ayahnya telah mencatat hari kelahirannya pada halaman depan naskah salinan Al-Futuhat Al-Makkiyah.
Dalam buku, Singa Atjeh, yang juga karya H. M. Zainuddin (1957) disebutkan bahwa nama Idi bermula dari kata “Ma Ie Dhiet” yang kemudian dalam perlembagannya tinggal disebut Idi saja.