DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Muhammad Marwan lahir pada 7 Juli 1937 M/1356 H. di desa Jragung Demak. Beliau merupakan putra dari pasangan Bapak Parmo dan Ibu Srinem.
Ali Ad-Daqqaq adalah sosok yang luar biasa. Meskipun tahu bahwa menyampaikan jawaban Rasulullah via mimpinya akan mengancam nyawanya, ia tetap memberanikan diri.
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa kaum muslimin di masa lalu sangat mencintai dan menghormati Rasulullah SAW. Mereka tidak tinggal diam ketika ada ancaman terhadap kehormatan beliau.
Pernahkah Anda menyaksikan hamparan putih membentang luas di permukaan laut, bagaikan buih yang menari-nari di atas gelombang? Fenomena alam yang memukau ini dikenal dengan sebutan "busa laut" atau "zabad al-bahr". Di balik keindahannya, terdapat misteri ilmiah yang menarik untuk diungkap, dan yang lebih menakjubkan lagi, Al-Quran telah mengisyaratkannya sejak 14 abad silam.
Islam adalah agama yang dibangun di atas kasih sayang, bukan untuk memberatkan manusia. Nilai inilah yang disampaikan KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) ketika menggambarkan sosok Rasulullah SAW. Menurutnya, Nabi Muhammad SAW bukan hanya pembawa wahyu, tetapi juga manusia yang penuh kasih.
Syaikh Abdullah Musthafa adalah anak ke tiga dari 9 bersaudara, beliau lahir pada tanggal 3 Juli 1920 M di Purba Baru.
KH. Ja'far Sodiq Syuhud selain menjadi pengasuh di Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang, beliau juga membuka pengajian kitab rutin di Pesantren Al-Khoirot, mengisi pengajian di Majelis Taklim, Madrasah Diniyah, dan mendakwahkan islam melalui pengajian dari masjid ke masjid.
Walaupun NU selalu bergandengan tangan dengan Masyumi, tetapi soal pemberontakannya itu tetap tidak setuju. Bagi NU, Masyumi merupakan mitra penting dalam menghadapi PKI.
Ini adalah daftar Rais Aam dan Ketua Tanfidhiyah Nahdlatul Ulama (NU) dari masa ke masa. Siapa saja ya?
KH. Said Aqil Siradj kecil tumbuh dalam tradisi dan kultur pesantren. Dengan ayahandanya sendiri, ia mempelajari ilmu-ilmu dasar keislaman. Kiyai Aqil merupakan putra Kiai Siradj, yang masih keturunan dari Kiyai Muhammad Said Gedongan.