DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
KH. Muhammad Mansyur adalah salah seorang ulama betawi dan juga pejuang kemerdekaan Indonesia. Ketika beliau memperjuangkan masyarakat Betawi atas penjajahan yang dilakukan pada masa kolonial. Di samping itu KH. Muhammad Mansyur juga berperan dalam perkembangan keIlmuan, khususnya Ilmu Falak.
Di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan, banyak anak muda mengalami kebingungan arah hidup. Kegagalan karier, persoalan jodoh, tekanan sosial media, hingga quarter life crisis membuat generasi muda sering kehilangan makna hidup.
Gus Baha menegaskan, inti pembahasan para ulama bukanlah meragukan wahyu, melainkan memahami bahwa Nabi SAW tetap memiliki sisi basyariyah atau kemanusiaan. Hal ini diperkuat oleh banyak hadis sahih yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW pernah lupa dalam urusan tertentu.
Di tengah masyarakat Muslim, Ayat Kursi sering dibaca setelah Shalat, sebelum tidur, bahkan dipasang di rumah dan kendaraan. Namun menurut Gus Baha,
Beliau lahir di Jombang pada tanggal 11 mei 1940 M di. beliau mengikuti bai’at thariqah kepada Al-Mursyid DR. KH. Musta’in Ramly pada tahun 1963 M.
Pesantren Ibnul Amin Pamangkih Barabai Kalimantan Selatan
Makam Syech Maulana Syamsudin Letak Makamnya dekat pantai Widuri tepatnya di Desa Widuri, Pemalang, Jawa Tengah
Syaikh Mohammad Khalil Al-Khatib muda menghafal Al-Qur'an semenjak kecil lagi dan berjaya menyelesaikan hafalannya ketika berusia 10 tahun. Setelah itu beliau mula menghafal sebagian besar matan-matan ilmu sebelum melanjutkan pelajaran di Maahad Suhaj Al Dini.
Hj. Lily Chodidjah Wahid beliau adalah putra KH. Wahid Hasyim dan cucu dari KH. Hasyim Asy'ari, beliau terjun menjadi politisi.