DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Tumbuh di lingkungan yang sarat akan ilmu agama membuat beliau berkembang menjadi sosok yang memiliki ilmu agama yang mendalam. Tidak tanggung-tanggung, di usia yang baru menginjak 14 tahun, beliau sudah hafal Al-Qur’an.
KH. Mahfudz Ma’shum Ulama Nahdlatul Ulama Gresik Jawa Timur
Pondok Pesantren As’adiyah didirikan oleh seorang ulama Bugis yang bernama Anre Gurutta KH. Muhammad As’ad Al-Bugisi yang lahir di tanah suci Makkah pada tahun 1902 dan meninggal dunia pada tahun 1952 di Sengkang Kabupaten Wajo.
KH. Ma'mun Ahmad atau yang kerap disapa dengan panggilan Mbah Ma'mun lahir di Kudus, Jawa Tengah. Beliau merupakan ke empat dari empat bersaudara, dari pasangan KH. Ahmad dan Nyai. Hj. Suparmi. Saudara-saudara beliau diantaranya, Ibu Muslimatun, Ibu Malihah, H. Abdul Muhid dan H. Ma'mun.
Akhlak Habib Anis, diantaranya tercermin dari sikap sumeh (murah senyum) dan dermawan yang dimilikinya. Ibu Nur Aini penjual warung angkringan depan Masjid Ar-Riyadh menuturkan, “Habib Anis itu bagi saya, orangnya sangat sabar, santun, ucapannya halus dan tidak pernah menyakiti hati orang lain, apalagi membuatnya marah,”
Prof. Dr. KH. Abdul Mukti Ali lahir pada 23 Agustus 1923 di Cepu, Blora, Jawa Tengah. Beliau merupakan anak kelima dari tujuh bersaudara, dari pasangan KH. Idris dan Bu Mutiah.
KH Ma'mun Ahmad Kudus Ulama Nahdlatul Ulama Jawa Tengah
Drs. KH. Ali Qomaruddin, lahir pada 16 Mei 1967 Masehi di Bandar Rejo, Natar, Lampung Selatan. Sebagai anak pertama dari enam bersaudara, beliau tumbuh dalam lingkungan yang penuh nilai-nilai keislaman. Dalam kehidupan keluarga, KH. Ali Qomaruddin menikah dengan Hj. Siti Rumzanah dan dikaruniai lima orang anak, terdiri dari tiga putra dan dua putri.
Sejak dulu KH. M. Ulin Nuha Arwani dan KH. M. Ulil Albab Arwani, selaku pengasuh PTYQ Menawan Kudus bercita-cita memiliki pondok modern yang berbasis sekolah dengan mensinergikan antara Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, serta bahasa asing.