DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.

50rb
100rb
Rp

Artikel

 

Sekilas tentang Keindahan Paras serta Keluhuran Akhlak Rasulullah SAW

“Orang yang pertama kali memandang wajahnya pasti akan merasa segan kepadanya, kemudian jika ia mulai mengenal lebih dekat Rasulullah SAW maka akan timbul di hatinya rasa cinta kepadanya.”

Meneladani Akhlak Rasulullah SAW kepada Pelaku Maksiat

Ketahuilah, bahwa pintu husnul khatimah tidak pernah terkunci untuk para pelaku maksiat, selama tidak ada kesombongan dan kemunafikan di dalam jiwanya.

Ketika Tangisan Rasulullah SAW Mengguncang ‘Arsy

Ketahuilah bahwa Allah SWT hendak memberitahukan kepada Jibril, seluruh malaikat, jin dan manusia bahkan kepada seluruh makhluk-Nya, bahwa Muhammad itulah kekasih-Nya. Demikian itu adalah hikmah utama yang ada di balik peristiwa tersebut.

Pesantren Tremas Pacitan

Sejarah berdirinya Perguruan Islam “Pondok Tremas” Pacitan tidak lepas dari sejarah pendirinya yaitu KH Abdul Mannan putra R. Ngabehi Dipomenggolo seorang Demang di daerah Semanten pinggiran kota Pacitan. KH. Abdul Manan

Sepenggal Kisah Seorang Majusi yang Mendapat Keberkahan Bertemu Rasulullah SAW dalam Mimpi sebab Kebaikan Hatinya Membantu Orang Lain

Kisah ini sangat masyhur di kalangan para ulama. Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa ternyata seorang yang meminta bantuan itu adalah masih salah satu keturunan Rasulullah SAW.

Seni Mengelola Rumah Tangga agar Selalu Dipenuhi Keberkahan ala Gus Baha

Pada akhirnya, keharmonisan rumah tangga adalah tujuan utama yang harus diusahakan. Namun, dengan cara pandang Gus Baha, setiap momen, baik yang manis maupun pahit, bisa menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Menyimak Pandangan Syaikh Ali Jum’ah dalam Menakar Hukum Bank yang Dikaitkan dengan Riba

Dalam sebuah program wawancara yang bertajuk “Mafahim Ifta’iyah” (Pendalaman-Pendalaman Fatwa), beliau menjelaskan secara terperinci mengapa bank tidak bisa disebut riba.

Dakwah dan Nalar Zaman

Menyiasati atau lebih tepatnya beradaptasi dengan perkembangan zaman yang semakin bergerak cepat ini, kita, santri, dan tentunya para kyai harus tanggap dan cerdas dalam menelaah problem sosial, jeli melihat perkembangan informasi, dan arus perubahan zaman.

Ternyata Inilah yang Membuat KH. Abdul Hamid Pasuruan Menangis Setelah Acara Maulid Nabi

“Saya tidak punya daya untuk berdiri, sebab Kanjeng Nabi berdiri tepat di depan saya. Saya merasa kehabisan akhlak. Jangankan ilmu, ibadah dan mujahadah saya, dari pakaian pun saya malu bertemu Kanjeng Nabi,” jawab Kyai Hamid sambal menangis tersedu-sedu.

Menampilkan 981 - 990 dari 14.013 Artikel