Pesantren Raudlatul Ulum Pasuruan

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
Klaim Pengelola Pesantren Kirim Pesan ke Pengelola Pesantren Daftar Sebagai Alumni
 
Pesantren Raudlatul Ulum Pasuruan

Profil

Pondok Pesantren Besuk adalah salah satu Pondok Salaf di Pasuruan Jawa Timur, Pondok salaf ini mengajarkan beberapa Ilmu Agama secara mendalam dengan sistem pendidikan Salaf (bandungan, sorogan, musyawaroh, muroja’ah, bahtsul masa’il, khithobah, qiro’ah, tahfidzul qur’an dan sekolah). Didirikan pada th 1881 M.(1299 H.).

Besuk adalah nama dari hutan belantara yang dibabat (dibuka) oleh mendiang KH. Aly Murtadlo, masyarakat sekitar menyebut daerah ini dengan sebutan Alas Besuk. Area Besuk ini berlokasi didesa Tanggulangin kec. Kejayan kab. Pasuruan Jawa Timur, ± 7 km arah selatan dari kota Pasuruan menuju Malang. Luas area Besuk ± 12 hektar. yakni area yang dikelilingi sungai ditambah utara jalan raya sampai dengan 50 meter kebarat Gapura besuk, dan area ini hanya dihuni oleh Dzurriyah KH Aly Mutradlo dan para santri.

Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara klasikal dengan menggunakan kurikulum salafi. madrasah ini bersifat klasikal artinya para siswa di klasifikasikan berdasarkan kemampuan mereka masing-masing sekaligus juga menjawab masalah kesenjangan kemampuan diantara para santri pondok pesantren Besuk.
 
Pendidikan ini menekankan pentingnya pemahaman akan kebutuhan santri dan cara pemecahan masalah yang terjadi di masyarakat dengan menggunakan potensi yang ada di masyarakat yang sesuai dengan akidah ahkussunnah wal jamaah.
 
Tingkat pendidikan di Pondok Besuk ini mulai berjenjang dari tingkat Ibtidaiyah (6 tahun), tingkat Tsanawiyah (3 tahun) dan tingkat Aliyah (3 tahun). Sementara untuk pendidikan formal yakni pendidikan formal berijazah Nasional (Wajardikdas). Sejalan dengan tujuan awal, kegiatan ini diatur dengan tidak merubah system pendidikan dan kegiatan pondok pesantren yang selama ini sudah berjalan.

Dalam menerapkan pendidikan sebagaimana di atas pengurus Program Wajar Dikdas telah menetapkan jadwal kegiatan ini dilaksanakan pada waktu pagi dan siang 2 hari dalam seminggu, hal ini dikarenakan Proses pembelajaran Madrasah Diniyah dilaksanakan pagi dan siang selain itu karena terdapat kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan pagi selain hari sabtu dan ahad, sehingga siswa yang sekolah di madrasah diniyah pada pagi hari wajib mengikuti pembelajaran dalam program ini yang dilaksanakan siang, begitu juga sebaliknya.
 
Dengan demikian, santri pondok pesantren dapat mengikuti program Wajar Dikdas tanpa mengurangi aktifitas pondok pesantren. Secara umum, program ini terbagi menjadi dua jenjang, yaitu program ULA atau setingkat Sekolah Dasar (SD), program Wustho atau setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) program Wustho ditempuh selama 3 tahun.
 
 
Pengasuh
  1. KH. Aly Murtadlo
  2. KH. Badar, (KH. Baqir)
  3. kiai Mas Ahmad Zahid
  4. KH. Masyhadi
  5. Kiai Mas Ahmad Mutamakkin
  6. KH. Ahmad Djufri
  7. KH. Suchaimi Muchsin
  8. Nyai Hj. Chumaidah
  9. KH. Muhammad Subadar

Pendidikan

  1. Kurikulum Pesantren
  2. Program Tahfidz 30 Juz
  3. Madrasah Diniyah

Ekstrakurikuler

  1. Tahfidzul Qur’an, Ta’limul Qur’an
  2. Qiroatul Qur’an bit Tartil Wat Taghonni
  3. Belajar al-Qur’an dengan Metode Yanbu'a
  4. Kursus Mu’allim Al Qur’an
  5. Pengajian Kitab Kuning
  6. seni Hadrah, khitobah
  7. Kursus Kaligrafi
  8. Kursus Komputer
  9. Kursus Bahasa Arab 
  10. Bahasa Inggris
  11. seni Bela Diri.




Fasilitas

1. Masjid
2. Asrama Pesantren
3. Gedung Sekolah
3. Gudang
4. Perpustakaan
5. MCK/WC
6. Laboratorium Komputer
7. Laboratorium Bahasa
8. Ruang tamu
9. Kopontren
10. Dapur
11. Aula
12. Lapangan
13. Kantor
 




 

Alamat

Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur

Kode Pos: 67172

Telepon: (0343) 413404

 

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren

Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.

 
 

Pertanyaan Pengunjung

  • Belum ada pertanyaan untuk lembaga ini.