Manusia Terbagi Menjadi 4 Golongan

 
Manusia Terbagi Menjadi 4 Golongan
Sumber Gambar: Dok. Laduni.ID (ist)

Laduni.ID, Jakarta – Syeikh Abdul Qodir al-Jailani Qaddasa Sirruhu, dalam kitab Sirru al-Asror wa Mudhiru al-Anwar fima Yahtaju ilahi al-Abrar berkata bahwa manusia itu terbagi empat golongan:

الأول الرجل؛ رجل لا لسان له ولا قلب، وهو العاصى الغر الغبي فاحذر أن تكون منهم ولا تقم فيهم فانهم أهل العذاب.

Pertama, golongan orang yang tidak mempunyai lisan dan hati. Mereka adalah golongan pelaku maksiat, penipu juga bodoh, maka berhati hatilah agar engkau tidak menjadi bagian dari mereka, karena mereka ahli adzab (orang yang mendapat siksa).

و الرجل الثاني؛ رجل له لسان بلا قلب، فينطق بالحكمة ولا يعمل بها، يدعو الناس إلى الله تعالى وهو يفر منه عز وجل فابعد منه وهرول لئلا يخطفك بلذيذ لسانه فتحرقك نار معاصيه ويقتلك نتن قلبه.

Kedua, golongan orang yang hanya mempunyai lisan namun tidak memiliki hati. Mereka berbicara dan menyampaikan hikmah namun tidak mengamalkannya, mereka mengajak manusia kepada Allah SWT, namun mereka lari menghindar dari Allah SWT. Jauhi mereka dan lari, agar engkau tidak terlena oleh lisannya dan kemudian engkau ikut terbakar oleh maksiat yang dilakukannya, dan kemudian bau bangkai hati mereka membunuhmu.

والرجل الثالث؛ رجل له قلب بلا لسان وهو مؤمن ستر الله عن خلقه وبصره بعيوب نفسه ونور قلبه وعرفه غوائل مخالطة الناس وشؤم الكلام، فهذا رجل ولي الله تعالى محفوظ فى ستر الله تعالى، فالخير كل الخير عنده، فدونكه ومخالطته وخدمته فيحبك الله تعالى.

Ketiga, golongan orang yang hanya mempunyai hati namun tak punya lisan. Mereka adalah orang yang beriman yang sengaja Allah menutupi mereka dari pandangan manusia, Allah SWT menganugrahkan mereka hanya melihat pada aib dan kekurangannya, Allah SWT menyinari hati mereka, dan Allah SWT memberitahu mereka akan kerusakan ketika bergaul dengan manusia, dan kerusakan ketika berbicara dengan ucapan yang buruk. Mereka adalah waliyullah, mereka terjaga dalam satar Allah SWT, mereka melaksanakan segala kebaikan, maka carilah mereka, gauli mereka, berkhidmahlah pada mereka, niscaya Allah SWT mencintaimu.

والرابع؛ رجل تعلم وعلم وعمج بعلمه وهو العالم بالله تعالى وآياته، استودع الله قلبه غرائب علمه وشرح صدره لقبول الأسرار والعلوم، فاحذر ان تخالفه وتنافره وتجانبه وتترك القبول منه والرجوع الى نصيحته.

Keempat, golongan orang yang belajar ilmu dan mengajarkan ilmu serta mengamalkan ilmunya. Mereka adalah al-'alim billah, mereka mengetahui Allah SWT dan pada Ayat-ayat-Nya. Allah SWT menitipkan kepada mereka, ilmu yang agung, Allah SWT lapangkan dada (hati) mereka untuk menerima berbagai rahasia dan ilmu pengetahuan. Maka hati-hati dan waspadalah, jika engkau menyalahi dan menjauhi mereka, meninggalkan menerima serta tidak kembali pada nasihat-nasihatnya.

Wallahu A'lam

Oleh: Abdul Adzim

Tulisan ini disarikan dan dialih bahasakan dari dawuh Syeikh Abdul Qodir al-Jailani dalamnya kitabnya Sirru al-Asror wa Mudhiru al-Anwar fima Yahtaju ilahi al-Abrar Daru al-Kutub al-Ilmiyah hal 99-101.


Editor: Daniel Simatupang