05 Jan 2022 Β· 2.113 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Bahagia itu terpenuhinya kebutuhan (need) atau keinginan (will). Tepuk dada, tanya selera, lalu mengejawantah menjadi nyata, itulah bahagia. Dalam Islam bahagia (need dan will) itu harus syar'i dan mengacu ajaran agama.
Imam Al-Ghazali dalam Kimia Sa'adah (Kimia Kebahagiaan) menjelaskan bahwa setiap makhluk hidup itu memiliki nilai kebahagiaan tersendiri. Tumbuhan bahagia karena bisa berfotosintesis, hewan bahagia karena terpenuhi makan, minum dan seks. Setan bahagia karena berhasil menggoda manusia, malaikat bahagia karna taat kepada Tuhannya. Sedangkan manusia memiliki semua unsur/nilai kebahagiaan di atas. Lebih kompleks, unik dan universal, selain misterius tapi juga perfektionis.
Semua potensi kebahagiaan harus diorientasikan menuju bahagia dunia dan akhirat (sa'adatunnas fiddarain) seb
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+