Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Makna Ungkapan ‘Sah’ dalam Ibadah

18 Feb 2022 · 1.648 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta – Perihal ibadah, seringkali kita mendengar istilah “sah” yang diucapkan oleh seseorang untuk menandakan terpenuhinya rukun dalam suatu ibadah. Misalnya, “Shalatnya sah”, “Puasanya sah”, Hajinya sah”, dan lain-lain. Sebenarnya apa makna dari kata “sah” tersebut?

Kata “sah” tersebut mengacu pada telah sesuainya suatu ibadah berdasarkan prosedut atau tata cara yang Allah berikan. Sehingga seseorang memiliki kemungkinan untuk amalnya diterima oleh Allah dan memiliki kemungkinan amalnya tidak diterima oleh Allah. Kata kuncinya ialah “kemungkinan”, artinya sesuatu yang tidak dapat dipastikan.

Sebab, walau sudah mengikuti prosedur atau tata cara yang Allah berikan, belum tentu Allah menerima amalnya tersebut. Mengikuti prosedur juga bukan satu-satunya syarat suatu amal diterima oleh Allah.

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →