DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Di dalam sejarah Islam, kita akan mendapati bahwa ajaran-ajaran Rasulullah SAW itu menegaskan agar sebagai orang Muslim, maka harus bersikap adil kepada siapapun, termasuk kepada umat agama lain.
Sebagaimana dijelaskan oleh Abi Quraish Shihab dalam acara Shihab & Shihab, Perjanjian Najran sering terlupakan, padahal itu mengandung pesan yang relevan hingga kini. Bahkan, ditegaskan bahwa perjanjian tersebut berlaku hingga akhir zaman.
Ketika Syarifah Zahra ditanya apa sebenarnya rahasia keberhasilan dalam mendidik putra-putrinya hingga seperti sekarang ini, maka beliau akan menjawab dengan tawadhu’ bahwa semua itu adalah atas kehendak Allah SWT.
Ketangguhan, kesabaran, dan keuletan, kiprah di masyarakat, integritas yang dipadu dengan munajat-munajat beliau kepada Allah, telah menjadikan Nyai Hj. Solichah sebagai sosok yang sangat dihormati, bukan hanya oleh anak-anaknya, tetapi juga oleh tokoh-tokoh NU, dan kolega-koleganya di luar NU.
Kisah Syaikh Ibrahim bin Adham bukan hanya sekadar cerita tentang karomah, tetapi juga pelajaran tentang bagaimana menjalani hidup dengan penuh keyakinan kepada Allah.
Kiai Bisri Mustofa dan adiknya, Kiai Misbah Mustofa, lahir dari rahim yang sama, Simbah Aminah Zayyadi; berguru kepada orang sama, Kiai Kholil Harun;
Dalam silaturrahim dan dakwah mereka, Habib Luthfi menyaksikan sendiri betapa Gus Dur sangat menaruh perhatian terhadap kondisi bangsa dan dunia Islam, terutama kepada pesantren.
Bila musim Haul Gus Dur tiba, ingatanku tentang Gus Dur meninggalkan istana menyembul lagi bersama dengan sejuta kenangan yang lain.
Dalam kitab Raudhatur Rayahin karya Syaikh Afifuddin Al-Yaafi, terdapat sebuah kisah penuh hikmah tentang Imam Junaid Al-Baghdadi, seorang ulama besar yang dikenal dengan kebijaksanaannya.
Julukan “Al-‘Ashom” yang berarti “Si Tuli” disematkan kepada Syaikh Hatim bukan karena kekurangan fisik, melainkan karena kebesaran jiwanya dalam menghormati orang lain.