DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Dengan nada kagum, Muhammad Asad berkata, "Al-Qur'an adalah satu-satunya kitab suci sepanjang sejarah yang tetap utuh selama 14 abad tanpa perubahan sedikit pun, baik dalam bahasa maupun tulisannya."
Salah satu adegan paling menarik dalam wawancara ini adalah dialog Muhammad Asad dengan seorang pendeta Yesuit Jerman di kamp tahanan Perang Dunia II. Saat itu, Asad yang masih memegang paspor Austria dikurung bersama sekelompok rohaniwan Katolik terpelajar.
Asad yang saat itu telah berusia lanjut masih menyimpan kerinduan akademik yang menggebu, "Jika Tuhan memberi saya umur, saya akan menulis meditasi berantai tentang Al-Qur'an, mencoba menangkap lapisan-lapisan dalam yang luput dari pandangan pertama dan kedua."
Kunjungan Paus Leo XIV ke Aljazair bukan sekadar seremoni diplomatik. Tapi ini mengirimkan pesan global bahwa dialog antaragama bukanlah peleburan identitas, melainkan pengakuan atas kemuliaan bersama sebagai makhluk Tuhan.
Di Indonesia, The Message of the Qur’an telah diterjemahkan dan diterbitkan oleh Mizan (2017) dengan editor ahli Afif Muhammad. Haidar Bagir memberikan pengantar bahwa penerbitan ini mudah-mudahan dapat menyebarkan perasan "kepuasan intelektual dan spiritual" seperti yang dialaminya.
Arab Saudi berhasil memulihkan kapasitas penuh pipa minyak strategis East-West setelah sempat terganggu akibat serangan dalam konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pemulihan ini menjadi sinyal penting bagi stabilitas pasokan energi global yang sebelumnya tertekan.
Ketegangan di salah satu jalur pelayaran paling strategis dunia kembali mengeras. Selat Hormuz urat nadi perdagangan energi global menjadi panggung baru adu kekuatan antara Iran dan Amerika Serikat. Kali ini, bukan sekadar retorika, melainkan manuver militer yang nyaris berujung konfrontasi terbuka.
Gencatan senjata AS-Iran adalah angin segar, namun belum menjadi badai penyelesai. Indonesia, dengan populasi muslim terbesar di dunia, memiliki tanggung jawab moral untuk terus aktif dalam misi perdamaian.
Dalam proses bagaimana Khomeini memainkan peranan sejarahnya dan bagaimana bangsa Iran menanggapi peranan itulah terletak arti perkembangan keadaan di Iran bagi dunia.
Tepat 34 tahun lalu, pada 4 Juni 1992, KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menyampaikan sebuah pidato kenegarawanan di Kantor Kedutaan Besar Iran di Jakarta. Acara tersebut adalah haul ke-3 wafatnya Imam Khomeini, pendiri Republik Islam Iran.