DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Konteks Indonesia, salah satu penyebar Islam yang penting adalah para ulama dan wali, khususnya Walisongo di Tanah Jawa. Mereka (Walisongo) merupakan sembilan ulama yang menyebarkan Islam dengan penuh kearifan, moderat, penuh nilai toleransi dan kedamaian.
“Tidaklah seorang Mukmin bertakziyah kepada saudaranya yang terkena musibah kecuali Allah akan memakaikan pakaian kemuliaan kepadanya di Hari Kiamat.” (HR. Ibnu Majah)
Secara hukum dalam literatur fikih kita adalah diperbolehkan membalas setimpal kepada orang yang berbuat buruk kepada kita. Namun dalam kemuliaan akhlak hal tersebut tidak dianjurkan. Demikian itu banyak diteledankan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya.
Hidup bahagia tanpa harus bermaksiat adalah pilihan hidup yang sangat mulia. Hal ini pernah disampaikan oleh KH. Bahauddin Nursalim, atau yang akrab disapa Gus Baha, dalam salah satu ceramahnya.
Menjadi buruh, budak, atau pekerja kasar bukanlah aib. Justru, jika dijalani dengan keimanan dan keikhlasan, pekerjaan itu menjadi jalan mulia menuju ridho Allah.
Ketika si anak sudah semakin besar, maka wajib bagi orang tuanya untuk menjelaskan penjelasan akidah Ahlussunnah wal Jama'ah yang tepat dan komprehensif bahwa Allah wujud tanpa bertempat.
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra’: 32)
Dalam berbagai kesempatan—sebagaimana banyak rekaman yang diposting di kanal YouTube, KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha sering menekankan bahwa agama seharusnya dihadirkan dengan cara yang menyenangkan.
Kisah ini mengajarkan bahwa dalam Islam, kekayaan bukanlah aib atau sesuatu yang harus dijauhi. Yang penting adalah bagaimana kekayaan itu digunakan. Jika berada di tangan orang yang sholeh dan bertakwa, harta justru menjadi alat untuk memperluas manfaat dan kebaikan.
Jihad memiliki spektrum yang luas, mencakup segala bentuk perjuangan di jalan Allah, termasuk di antaranya berbakti kepada kedua orang tua.