DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Dari ajaran Habib Ali ini, kita memahami bahwa tasawuf bukan sekadar teori, tetapi sebuah jalan hidup yang menuntun manusia menuju akhlak yang mulia dan hubungan yang lebih dekat dengan Allah SWT. Beliau mengajarkan bahwa penyucian hati dan penanaman akhlak baik bukan hanya sekadar ritual, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari
Dari uraian Kiai Ahmad Zaini, kita pahami bahwa dalam kehidupan ini, manusia membutuhkan rezeki, kesehatan, dan umur yang panjang agar dapat menjalankan ibadah serta berbagai kewajiban dengan baik. Untuk itu, seseorang harus berusaha mencari rezeki dengan cara yang halal dan memperhatikan adab-adab yang dapat mendatangkan keberkahan dalam hidupnya.
KH. Fattah asli kelahiran Malang. Tepatnya di daerah betek, Jl. Mayjend Panjaitan. Abahnya, Kyai Daim Tjitronegoro juga asli Malang. Tidak ada data yang pasti kapan persisnya Kyai Fattah lahir.
Meskipun dalam kehidupan sehari-hari bau mulut orang yang berpuasa bisa terasa kurang menyenangkan, namun di sisi Allah, bau tersebut memiliki makna spiritual yang lebih dalam.
Pendirian Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang mempunyai tujuan tujuan mendidik santri agar menjadi manusia muslim
Pada dasarnya buka bersama atau bukber itu merupakan momentum baik untuk berbagi. Maka, hendaknya dalam acara ini ada unsur kepedulian terhadap sesama, baik dalam bentuk sedekah makanan maupun perhatian kepada mereka yang membutuhkan. Atau setidaknya ada rasa simpati kepada yang lainnya.
Salah satu karya monumental Abuya Dimyathi adalah Kitab Aslul Qodr, sebuah syair berbahasa Arab yang berisi keistimewaan nama-nama sahabat yang ikut serta dalam Perang Badar. Dalam tradisi Islam, menyebut nama-nama Ahli Badar dipercaya memiliki keberkahan tersendiri, karena mereka adalah hamba-hamba pilihan yang mendapat janji ampunan dari Allah.
Sayyidah Khadijah binti Khuwailid atau yang juga dikenal dengan Sayyidah Khadijah Al-Kubra r.ha (sekitar 555 - 619 M), merupakan istri pertama Nabi Muhammad SAW.
Jadi, memperingati haul Sayyidah Khadijah itu bukanlah suatu hal yang terlarang, sebab sebagaimana substansi dalam Hadis di atas, hakikatnya Rasulullah SAW juga selalu mengenang Sayyidah Khadijah dengan membagikan daging kambing yang disembelihnya kepada teman-teman dan kerabat istrinya itu.