DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
enariknya, tradisi “mlaku mbungkuk” ini juga lestari di dunia pesantren. Santri yang lewat di depan kyai atau istri kyai hampir selalu melakukannya dengan sopan. Para santri menundukkan badan dan berjalan perlahan di hadapan kyai.
Gus Baha bahkan menyebut, “Kadang yang meragukan itu yang benar”. Sindiran ini dilontarkan sebagai kritik terhadap mereka para kyai atau ulama yang terkadang kedunyan, atau terbuai materi keduniawian.
Para guru sejati dalam pandangan para guru sejati dan bijak bestari hadir untuk membagi cahaya pengetahuan kemanusiaan, bukan menghancurkannya dan membodohi orang lain. Mereka hadir untuk kebahagiaan orang lain, bukan untuk kesenangan diri sendiri.
Kesuksesan seorang murid dalam menimba ilmu tidak hanya ditentukan oleh lembaga pendidikan, ilmu itu sendiri, metode belajar, atau sarana pendidikan, melainkan ada pada diri sang murid itu sendiri, yang mana hal itu terletak pada akhlaknya kepada sang guru.
KH. Sufyan Kholil lahir pada 29 Oktober 1929 di Rejoso, Jombang, Jawa Timur. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Kholil Rejoso dengan istri yang kedua.
Dalam proses pembelajaran, murid membutuhkan orang alim atau yang umum disebut dengan guru, ustadz, atau kyai. Murid dan orang alim perlu berinteraksi. Namun, dalam hal ini, perlu dipahami bahwa ada adab-adab tertentu yang harus diperhatikan seorang murid terhadap gurunya.
Dalam berinteraksi dengan orang tua, setiap anak harus memperhatikan rambu-rambu etika yang dalam khazanah keislaman disebut adab.
Salah satu tanda kehidupan yang penuh berkah adalah ketika seseorang senantiasa berbagi dan menolong sesama. Kebaikan yang kita lakukan kepada orang lain bukan hanya bermanfaat bagi mereka, tetapi juga membawa keberkahan dalam hidup kita sendiri.
Pesantren Modern Tgk. Chik Oemar Diyan merupakan salah satu pesantren modern terpadu di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)
Kisah ini adalah bukti nyata dan gamblang tentang kemuliaan dan kuasa syafaat Rasulullah SAW, bahkan bagi mereka yang bershalawat kepada beliau dengan ikhlas.