20 Aug 2018 · 3.751 dibaca · Sejarah
Laduni. ID, Jakarta - Islam merupakan negara yang ajaran dan nilai syariatnya universal. Sangat banyak nilai dan "mutiara" ilmu yang dimiliki dunia Islam terabaikan bahkan tidak banyak yang mengetahuinya. Di antara sekian banyaknya termasuk di bidang pertanian.
Sejarah telah mencatat sejak jatuhnya kekaisaran Romawi pada abad ke-5 Masehi membawa kemajuan peradaban manusia. Pusat peradaban bergeser ke Jazirah Arab. Tentunya pergeseran itu mendorong terjadinya Revolusi Pertanian Islam yang kelak juga mempengaruhi terciptanya beragam makanan di berbagai belahan dunia, khususnya Eropa.
Pada masa Yunani, tepatnya pada abad ke-4 SM, para penjelajah melaporkan pengamatannya di India. Mereka menyebut tanaman buah-buahan sebagai madu tanpa lebah yang tumbuh di pohon. Melihat keragaman itu, para ahli tanaman Muslim memelopori pencangkokan tanaman dari kawasan Asia ke kawasan gurun.
Walhasil dari usaha itu, mereka mulai membudidayakan tanaman buah di sekitar Mesir, Suriah, utara Afrika, Spanyol, dan Sisilia. Wujud keragaman budi
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+