Hukum Mencium Saat Menjalankan Puasa

 
Hukum Mencium Saat Menjalankan Puasa

PERTANYAAN :

 

Terus.. kalau lagi puasa Cuma SUN ( Mencium ) batal tidak puasanya.. ? 

 

JAWABAN :

Barangsiapa dengan mencium tergerak syahwatnya maka makruh ia mencium dalam kondisi berpuasa, kemakruhannya makruh tahrim bila tidak tergerak menurut Imam Syafi’i tidak masalah namun meninggalkannya lebih utama berdasarkan hadits riwayat ‘Aisyah : Adalah RasulullahSaw. Mencium dan menyentuh sementara beliau berpuasa namun beliau adalah orang yang paling bisa mengendalikan nafsunya di antara kalian. Menurut keterangan dari Ibn Abbas ra : Bagi orang yang sudah lanjut usia diberi dispensasi melakukannya tidak bagi pemuda, karena bagi salah satunya (pemuda) dikhawairkan menimbulkan keluarnya sperma hingga batallah puasanya dan bagi lainnya (lansia) tidak dikhawatirkan karenanya hukumnya dibedakan di antara keduanya. 

- Al-Majmuu’ VI/354 :

{ ومن حركت القبلة شهوته كره له أن يقبل وهو صائم والكراهة كراهة تحريم وان لم تحرك شهوته قال الشافعي فلا بأس بها وتركها أولي والاصل في ذلك ماروت عائشة رضى الله عنها قالت " كانرسول الله صلى الله عليه وسلم يقبل ويباشر وهو صائم ولكنه كان أملككم لاربه " وعن ابن عباس انه ارخص فيها للشيخ وكرهها للشاب ولانه في حق احدهما لا يأمن ان ينزل فيفسد الصوم وفى الاخر يأمن ففرق بينهما }

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN