18 Sep 2019 Β· 2.590 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Youtube NU Channel, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Ishomuddin memberikan tanggapan lengkap mengenai disertasi Milkul Yamin. Dalam video ini, dibahas mengenai bagaimana menanggapi sesuatu yang ilmiah, harus dengan juga disampaikan secara ilmiah. Berikut transkrip video tersebut.
***
Disertasi tersebut merupakan sesuatu yang ilmiah. Oleh karena itu bantahan-bantahannya pun apabila tidak menyetujui juga harus secara ilmiah. Sebuah disertasi yang kontroversial karena menyangkut persoalan hubungan seksual di luar perkawinan. Kita mengetahui bahwa di dalam Islam sendiri pada masa lalu, pada masa Qur’an diturunkan ada dua model hubungan seksual.
Yang pertama adalah, melalui perkawinan. Sebagaimana yang lazim hingga saat ini berlangsung di kalangan umat Islam, tentu memenuhi syarat-syarat dan rukun. Kemudian, ada yang disebut dengan istilah milkul yamin atau melakukan hubungan seksual dengan budak perempuan atau dikenal
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+